SULUTPLUS.NEWS – Demi memperkuat integritas dan kualitas pelayanan publik di tubuh kepolisian, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh SIP, MAP memimpin langsung kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) terkait sistem pelaporan masyarakat, yakni Whistle Blower System (WBS) dan SP4N LAPOR! yang digelar di ruang SPKT Polres Kotamobagu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Polri Presisi yang menekankan prinsip prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Dalam arahannya, Kompol Romel menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
“Kita tidak hanya bicara soal sistem, tapi soal kepercayaan publik. WBS dan SP4N LAPOR! adalah jembatan antara masyarakat dan institusi Polri. Tugas kita adalah menjaga kepercayaan itu,” ujar Kompol Romel Pontoh dalam sesi wawancara langsung.
Sebagai pejabat yang baru menjabat sejak Oktober 2024, Kompol Romel menunjukkan komitmen kuat terhadap reformasi pelayanan publik.
Ia juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan rohani, termasuk memimpin ibadah bersama masyarakat, menunjukkan pendekatan humanis yang konsisten dalam kepemimpinannya.
Data SP4N LAPOR! menunjukkan bahwa sepanjang semester pertama 2025, terdapat peningkatan 18% laporan masyarakat di wilayah Kotamobagu, dengan mayoritas terkait pelayanan administrasi dan penegakan hukum.
Menurut Bagian Humas Polres Kotamobagu, 92% laporan telah ditindaklanjuti dalam kurun waktu 7 hari kerja.
Kegiatan Anev ini juga dihadiri oleh para kepala satuan dan operator sistem pelaporan, yang diberikan pelatihan teknis serta simulasi penanganan laporan berbasis digital.
Tujuannya adalah memastikan seluruh personel memahami alur tindak lanjut, mulai dari verifikasi awal hingga penyelesaian kasus. (*)












