KOTAMOBAGU – Pertandingan babak dua belas besar Matali Cup V 2026 di Stadion Nunuk Matali, Minggu (31/5/2026), menjadi panggung keperkasaan bagi Amkei Kodim 1303/BM.
Menghadapi Academy Persin di laga perdana Grup G, skuad Kodim tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.
Laga yang dipimpin wasit Sugito Ahia berlangsung sengit sejak awal. Amkei Kodim membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui sepakan striker andalan, Ilham. Kemudia Anto Tampilang menggandakan skor menjadi 2-0 jelang turun minum di menit ke-46.
Selepas jeda, Amkei Kodim langsung menggebrak. Tekanan berlanjut hingga menit ke-56, ketika Djuliardi Jufri menutup pesta gol dengan sepakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan.

Tensi permainan meningkat di paruh kedua. Wasit akhirnya mengeluarkan kartu kuning untuk Younce Mewengkang pada menit ke-64 akibat pelanggaran keras.
Kedua tim melakukan sejumlah pergantian untuk menjaga intensitas:
Amkei Kodim 1303/BM: Ahmad Bayaw (53′), Aprianto Nurdin (65′), Younce Mewengkang (74′), Amrin (90′), dan Abdurahman (90′) ditarik keluar.
Masuk menggantikan mereka: Sadrianto Rahim, Lian Alhasni, Glen Mukanang, Agan Supadlan, serta Jal Makalalao.
Academy Persin: Brayen (38′), Maitimo (46′), Evan (46′), Fio (65′), dan Sahrul Hongkino (86′) digantikan oleh Dirga, Fayas, Qodir, Aril, dan Putra Popitod.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Academy Persin tak mampu mengejar ketertinggalan. Pertandingan resmi ditutup dengan skor 3-0 untuk kemenangan Amkei Kodim 1303/BM, di bawah pengawasan langsung Zainudin Mokoagow sebagai pengawas pertandingan.
Usai laga, Dandim 1303 Bolmong, Letkol Inf. Manashe Lomo, SH, MIP memberikan apresiasi sekaligus pesan motivasi bagi skuadnya.
“Harapan saya anak-anak menampilkan performa terbaik mereka. Performa terbaik tim itu ketika mereka tampil All Out. Menang atau kalah itu biasa. Tapi bagaimana mereka menampilkan performa terbaik itulah tim,” kata Dandim.
Ia menegaskan bahwa sebuah tim dibangun atas dasar kepercayaan. Untuk meraih prestasi, tentu ada target yang harus dicapai melalui program yang terukur.
“Terima kasih, kalau memang banyak melihat Amkei Kodim sebagai tim kandidat juara turnamen. Tapi bagi kami itu motivasi, dan tidak membuat kami jumawa,” tegasnya.
Sejauh ini, Amkei Kodim sudah menjalani empat pertandingan selama turnamen dan belum sekalipun merasakan kekalahan.







