BOLTIM – Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di bawah Polda Sulawesi Utara tengah membangun Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai komitmen Polri mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Hingga pertengahan Januari, progres pembangunan yang berlokasi di samping Mapolres Boltim telah mencapai sekitar 35 persen.
Sejumlah pekerjaan penting sudah rampung, mulai dari pembersihan lahan, pengurukan dan pemadatan tanah, pembangunan pondasi, hingga pemasangan serta pengecoran tiang struktur. Pemasangan bata konstruksi juga berlangsung, menandai percepatan pembangunan fisik.
Material utama seperti pasir, batu koral, semen, besi, dan bata ringan telah tersedia di lokasi. Kesiapan ini menjadi faktor pendukung agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
Kasiwas Polres Boltim, IPTU Albert Korengkeng, menyebut pembangunan dapur gizi ini dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), sementara Polres Boltim menyiapkan lahan seluas 20 x 40 meter persegi.
Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, SH, M.Si, menegaskan bahwa dapur SPPG akan menjadi pusat penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah, balita di posyandu, ibu hamil, hingga masyarakat yang membutuhkan.
“Pembangunan dapur SPPG ini merupakan wujud nyata dukungan Polri dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat luas dan berkelanjutan bagi warga Bolaang Mongondow Timur,” ujar Kapolres.
Sulawesi Utara masih menghadapi tantangan gizi, terutama di wilayah pedesaan. Data Dinas Kesehatan Sulut (2025) menunjukkan prevalensi stunting di beberapa kabupaten masih di atas 20 persen. Kehadiran dapur gizi Polres Boltim diharapkan menjadi intervensi nyata untuk menekan angka tersebut.
Selain itu, program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi. Dengan dukungan Polri, fasilitas ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan generasi sehat dan produktif.











