Kotamobagu, SulutPlus.news – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan membangun budaya tertib berkendara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotamobagu menggelar kegiatan preventif bertajuk Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan pendekatan humanis.
Salah satu bentuk inovasi dalam kegiatan ini adalah pemberian helm berstandar SNI kepada pengendara yang dinilai tertib dan lengkap secara administrasi maupun kelengkapan kendaraan.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 10 September 2025, di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kotamobagu.
Petugas Satlantas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara roda dua, menindak pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, tidak membawa surat kendaraan, dan melanggar rambu lalu lintas.
Namun, berbeda dari razia biasa, pengendara yang dinilai patuh justru mendapat apresiasi berupa helm SNI gratis.
Menurut IPTU Luster Simanjuntak, SH, Kasat Lantas Polres Kotamobagu, langkah ini bertujuan membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan bukan hanya soal menghindari sanksi, tetapi bentuk tanggung jawab sosial.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa tertib berlalu lintas adalah bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan orang lain. Reward ini bukan sekadar hadiah, tapi simbol penghargaan atas kedisiplinan,” ujar IPTU Luster saat diwawancarai langsung di lokasi kegiatan.
Data internal Polres Kotamobagu mencatat bahwa sepanjang semester pertama 2025, terjadi 47 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan mayoritas korban berasal dari pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm standar.
Berdasarkan analisis Satlantas, pelanggaran kecil seperti tidak memakai helm sering menjadi pemicu fatalitas kecelakaan.
Pemberian helm SNI diharapkan menjadi stimulus positif bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan.
Selain itu, pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam membangun hubungan emosional antara aparat dan warga, dibandingkan sekadar penindakan.
Salah satu penerima helm, Ni Kadek Suriati (38), warga Kelurahan Molinow, mengaku terharu saat dirinya dan sang anak mendapat helm gratis dari petugas.
“Saya tidak menyangka, biasanya razia itu bikin takut. Tapi kali ini justru bikin bangga. Semoga makin banyak yang tertib supaya bisa jadi contoh,” ujarnya.
Kegiatan KRYD berlangsung di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Paloko-Kinalang, dua jalur utama yang kerap dilalui kendaraan roda dua.
Petugas dilengkapi dengan formulir penilaian kelengkapan pengendara, dan helm SNI diserahkan langsung kepada mereka yang memenuhi kriteria.








