KOTAMOBAGU, SulutPlus.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu kembali menyalurkan program anak asuh bagi siswa kurang mampu pada tahun 2025.
Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dengan rencana pencairan pada akhir tahun 2025.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1.825.000.000, dengan rincian SD dan SMP sebesar Rp1,4 miliar serta SMA Rp425 juta.
Kepala Disdik Kotamobagu, Aljufri Ngadu, Senin, 24 November 2025, menjelaskan bahwa pihaknya tinggal menunggu data siswa dari kelurahan.
“Prosesnya dari usulan kelurahan, kemudian dinas memverifikasi kembali sebelum dilakukan pencairan,” kata Ngadu.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kotamobagu, Hamdan Mokoagow, menambahkan bahwa penerima di tingkat SMA masih terbatas karena menyesuaikan dengan anggaran.
“Tahun ini hanya ada untuk SMA, sementara mahasiswa belum bisa terakomodir. Totalnya hanya 250 siswa SMA dengan anggaran Rp425 juta. Kami akan memastikan penerima benar-benar yang membutuhkan,” jelas Hamdan.
Hamdan berharap pada tahun 2026 ada penambahan anggaran sehingga mahasiswa juga bisa masuk dalam program anak asuh.
Di sisi lain, Nuraini, warga Kelurahan Gogagoman, berharap anaknya bisa terakomodir dalam program ini.
“Semoga proses pengusulan yang dilakukan kelurahan sesuai syarat berlaku. Saya sangat berharap anak saya bisa masuk penerima,” ujarnya.
Diketahui, program anak asuh menjadi salah satu intervensi sosial penting di Kotamobagu.
Dengan biaya pendidikan yang terus meningkat, bantuan ini membantu meringankan beban keluarga kurang mampu.
Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, terutama bagi mahasiswa yang belum masuk skema.
Rincian Penerima Program Anak Asuh Tahun 2025:
-SD: 700 siswa, masing-masing menerima Rp1 juta
– SMP: 500 siswa, masing-masing menerima Rp1,5 juta
– SMA: 250 siswa, masing-masing menerima Rp1,7 juta.***









