Berita Bolsel

Dispendikbud Bolsel Gelar Asesmen Kepala Sekolah, Bupati Iskandar Tekankan Integritas dan Kompetensi

×

Dispendikbud Bolsel Gelar Asesmen Kepala Sekolah, Bupati Iskandar Tekankan Integritas dan Kompetensi

Sebarkan artikel ini
Para kepala sekolah SD dan SMP se-Bolsel bersama jajaran Pemkab saat mengikuti asesmen kepemimpinan. Foto: Diskominfo Bolsel
Para kepala sekolah SD dan SMP se-Bolsel bersama jajaran Pemkab saat mengikuti asesmen kepemimpinan. Foto: Diskominfo Bolsel

BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) menggelar Asesmen Kepala Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP Tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan daerah.

Kegiatan ini bertujuan memastikan penugasan kepala sekolah berjalan sesuai regulasi dan standar profesionalisme.

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Marzanzius Arvan Ohy saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya integritas dan kompetensi dalam kepemimpinan sekolah.

Baca Juga:  Bupati Iskandar Pimpin Pemetaan 249 ASN Lewat Manajemen Talenta

“Kepala sekolah harus dipilih dan dievaluasi berdasarkan kompetensi, bukan kompromi. Jabatan pendidikan bukan ruang coba-coba, melainkan amanah profesional yang menentukan arah masa depan sekolah,” ujar Sekda Arvan di BPMP Sulut, Manado, Selasa (3/2/2026).

Sekda menambahkan, asesmen ini menjadi langkah awal untuk menilai kualitas kepemimpinan kepala sekolah secara objektif.

“Hasil asesmen akan menjadi dasar menilai apakah kompetensi kepala sekolah meningkat atau menurun, serta menjadi syarat kelayakan dalam mengemban amanah jabatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Demi Tingkatkan Pelayanan, Pemkab Bolsel Bayarkan Gaji ASN Tepat Waktu

Ia menekankan bahwa sekolah yang sehat adalah sekolah yang tertata dari dalam dan dipimpin dengan integritas.

Sementara itu, Kepala Dispendikbud Bolsel Rante Hattani menyampaikan bahwa asesmen ini merupakan amanat regulasi nasional sekaligus kebutuhan peningkatan mutu kepemimpinan sekolah.

“Asesmen bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kepala sekolah, memberikan umpan balik untuk pengembangan kepemimpinan, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan satuan pendidikan,” ungkapnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 94 kepala sekolah yang terdiri dari 73 kepala SD dan 21 kepala SMP. Pelaksanaan berlangsung selama enam hari, mulai 2 hingga 7 Februari 2026, dengan pembiayaan bersumber dari Dana BOSP dan DPA Disdikbud Bolsel Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga:  Budiman Bersaudara Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal di Bolsel  

Turut hadir Kepala BPMP Sulut Febry Dien, pejabat tinggi pratama Pemda Bolsel, serta para peserta kegiatan. (day)