Asteroid 99942 Apophis, dengan ukuran sekitar 340 meter, akan melintas sangat dekat dengan Bumi pada Jumat (13/4/2026).
Peristiwa astronomi ini lebih dekat daripada orbit satelit komunikasi.
Jaraknya diperkirakan hanya 35.800 kilometer dari permukaan, menjadikannya salah satu pendekatan asteroid terbesar dalam sejarah modern.
Fenomena ini dipastikan aman. NASA dan European Space Agency (ESA) menegaskan tidak ada risiko tabrakan setidaknya dalam 100 tahun ke depan.
Justru, momen ini dianggap sebagai kesempatan emas bagi ilmuwan untuk meneliti struktur dan komposisi asteroid secara lebih detail.
Dengan kecerahan mencapai magnitudo 3,1, Apophis akan tampak seperti bintang terang yang bergerak perlahan di langit, dapat disaksikan dengan mata telanjang dari wilayah minim polusi cahaya.
Pelintasan Apophis akan terlihat jelas di Eropa, Afrika, dan Asia Barat. Lokasi pengamatan terbaik antara lain Afrika Utara, Timur Tengah, serta observatorium di Kepulauan Canaria, Spanyol.
Sementara itu, masyarakat di Amerika tidak akan bisa menyaksikan langsung fenomena ini.
Beruntung, pada malam tersebut Bulan berada dalam fase baru sehingga cahaya bulan tidak akan mengganggu pengamatan.
Ketika pertama kali ditemukan pada 2004, Apophis sempat memicu kekhawatiran global karena diperkirakan berpotensi menabrak Bumi.
Namun penelitian terbaru menepis kekhawatiran itu. Kini, perhatian bergeser pada peluang riset dan edukasi.
Apophis akan tampak bergerak dengan kecepatan visual sekitar 40 menit busur per jam, lebih cepat daripada diameter Bulan di langit, sehingga memberi sensasi visual unik bagi pengamat.
Meski Indonesia tidak termasuk wilayah yang bisa menyaksikan langsung, fenomena ini tetap relevan.
Komunitas astronomi di Sulawesi Utara, misalnya, dapat memanfaatkan momentum ini untuk menggelar diskusi publik atau siaran langsung dari observatorium internasional.
Fakta penting yang perlu dicatat: panjang asteroid 340 meter, jarak terdekat 35.800 km, kecerahan magnitudo 3,1, dan fase Bulan baru.
Semua ini menjadikan 13 April 2029 sebagai tanggal bersejarah bagi dunia astronomi sekaligus pengalaman langka bagi masyarakat global.







