KOTAMOBAGU, SulutPlus.news — Safari Maulid Nabi Muhammad SAW yang digagas oleh IQOMAH Nusantara memasuki malam ke-36 di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Bertempat di kediaman Hi. Fian, tepatnya di Toko Mas Jakarta, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Gogagoman, acara ini menjadi magnet spiritual dan sosial bagi ratusan jamaah dari berbagai penjuru daerah.
Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy V. Mangkat, Asisten II Adnan Massinae, Asisten III Moch. Agung Adati, Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Jusran Deby Mokolanut dan Wakil Ketua DPRD Bolmong, Sulhan Menggabarani serta dua tokoh nasional: Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I dan Habib Abdurrahman Bin Fadel Bin Djindan.
Kehadiran mereka menandai pentingnya Safari Maulid sebagai ruang silaturahmi lintas lapisan masyarakat.
Safari Maulid IQOMAH Nusantara merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 24 Agustus hingga 2 Oktober 2025, bertepatan dengan 01 Rabi’ul Awwal hingga 10 Rabi’ul Akhir 1447 H.
Dengan tema “Bersholawat Bersama Umat Bangkit Menuju Rahmat dan Syafa’at”, kegiatan ini bertujuan memperkuat kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW serta mendorong penerapan nilai-nilai kenabian dalam kehidupan sosial.
Menurut Hi. Fian, tuan rumah kegiatan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan bentuk nyata dari semangat kebersamaan.
“Safari Maulid ini mempertemukan kita dalam suasana penuh berkah, sekaligus memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat,” ujar Ketua HIPMI Kotamobagu ini.
Acara dimulai dengan pembacaan sholawat, dilanjutkan tausiyah oleh KH. Aang Abdullah Zein dan Habib Abdurrahman Bin Djindan.
Dalam ceramahnya, KH. Aang menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
“Nabi Muhammad SAW adalah contoh sempurna dalam keikhlasan, kepemimpinan, dan kasih sayang,” tuturnya.
Habib Abdurrahman menambahkan bahwa Safari Maulid ini adalah bentuk khidmah tanpa balas, sebuah gerakan spiritual yang murni untuk kemaslahatan umat.
“Kami hadir bukan untuk dipuji, tapi untuk menyebarkan cinta kepada Rasulullah SAW,” katanya.
Sementara itu, Wakil Walikota mengaku senang berada di tengah-tengah majelis IQOMAH Nusantara dalam suasana Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Semoga Kotamobagu menjadi Baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafur,” ucap Rendy.
Menurut data Pemkot Kotamobagu kuartal ketiga 2025, partisipasi masyarakat dalam kegiatan berbasis kearifan lokal meningkat 18% dibanding tahun sebelumnya.
Safari Maulid menjadi salah satu faktor pendorong, karena mampu mengintegrasikan nilai religius dengan semangat pembangunan.
Pantauan media ini, suasana malam itu terasa hangat dan khidmat.
Jamaah memenuhi halaman Toko Mas Jakarta, sebagian membawa anak-anak, menunjukkan bahwa Safari Maulid juga menjadi ruang edukasi keagamaan lintas generasi.













