Berita Kotamobagu

Setelah Bertahun Rusak, Jalan Kebun Ampera Moyag Tampoan Direkonstruksi dengan Dana Rp 2,9 Miliar

×

Setelah Bertahun Rusak, Jalan Kebun Ampera Moyag Tampoan Direkonstruksi dengan Dana Rp 2,9 Miliar

Sebarkan artikel ini
Suasana rekonstruksi Jalan Kebun Ampera di Desa Moyag Tampoan, Kotamobagu. Proyek senilai Rp 2,9 miliar ini dikerjakan PT Tata Tou Nustar dengan durasi 180 hari, panjang 0,553 km, dan diawasi CV Musfar Consultant. Perbaikan jalan diharapkan memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian.
Suasana rekonstruksi Jalan Kebun Ampera di Desa Moyag Tampoan, Kotamobagu. Proyek senilai Rp 2,9 miliar ini dikerjakan PT Tata Tou Nustar dengan durasi 180 hari, panjang 0,553 km, dan diawasi CV Musfar Consultant. Perbaikan jalan diharapkan memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian. Foto: Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu.

KOTAMOBAGU – Setelah bertahun-tahun melewati jalan rusak, warga Desa Moyag bersatu akhirnya bisa bernapas lega.

Ini menyusul Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan rekonstruksi Jalan Kebun Ampera segera dimulai.

Proyek ini dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2026 dengan nilai mencapai Rp 2,904 miliar.

Kontrak ditandatangani pada 9 Maret 2026 dengan pelaksana PT. Tata Tou Nustar. Jalan sepanjang 0,553 kilometer ini akan dikerjakan selama 180 hari kalender, dengan target selesai pada 4 September 2026.

Baca Juga:  Gaji Karyawan Grand Mutiara Poyowa Sempat Tertunda, PT AMN Klarifikasi dan Bayar Sesuai Hari Kerja
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Momintan, ST, bersama tim saat meninjau lokasi rekonstruksi Jalan Kebun Ampera di Desa Moyag Tampoan. Proyek senilai Rp 2,9 miliar ini ditargetkan selesai dalam 180 hari kerja.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Momintan, ST, bersama tim saat meninjau lokasi rekonstruksi Jalan Kebun Ampera di Desa Moyag Tampoan. Proyek senilai Rp 2,9 miliar ini ditargetkan selesai dalam 180 hari kerja.

Untuk memastikan kualitas pekerjaan, Dinas PUPR menunjuk CV. Musfar Consultant sebagai konsultan pengawas dengan nilai kontrak Rp 99,749 juta.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Momintan, ST, menegaskan proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan komitmen pemerintah menghadirkan infrastruktur yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Rekonstruksi Jalan Kebun Ampera diharapkan mampu menopang ketahanan pangan sekaligus memperlancar mobilitas warga dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara ketat agar pekerjaan sesuai spesifikasi dan hasilnya berkualitas.

Baca Juga:  Pastikan Distribusi Aman, Gubernur Yulius Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kabupaten/Kota

“Kami ingin proyek ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang. Konsultan pengawas akan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, sehingga masyarakat bisa merasakan hasilnya secara nyata,” tegasnya.

Bagi masyarakat Moyag Tampoan, proyek ini bukan hanya soal jalan mulus. Jalan yang baik berarti perjalanan anak-anak ke sekolah lebih aman, biaya angkut hasil pertanian lebih murah, dan harga komoditas lebih stabil di pasar.

Selama bertahun-tahun, warga harus berjuang melewati jalan yang becek saat hujan dan berdebu saat kemarau. Banyak petani mengeluh hasil panen mereka terlambat sampai ke pasar karena akses yang sulit. Dengan adanya rekonstruksi ini, mereka melihat secercah harapan baru.

Baca Juga:  Ini Harapan Ketua DPRD Kotamobagu untuk FKUB Setelah Dilantik

“Kalau jalan sudah bagus, kami tidak lagi khawatir panen rusak di perjalanan. Hasil kebun bisa cepat sampai ke pasar, dan itu berarti keuntungan lebih baik bagi keluarga,” ungkap Iksan salah satu warga dengan penuh harapan.