KOTAMOBAGU – Personel Resmob Sat Reskrim Polres Kotamobagu bersama komunitas sosial Rumah Hibah menggelar aksi berbagi makanan gratis bertajuk “Makan Gratis Sampai Kenyang” di depan Markas Resmob Kotamobagu, Jumat (16/01).
Ratusan warga, terutama tukang ojek dan sopir bentor, terlihat antusias menyerbu meja makanan yang disediakan. Mereka mengaku terbantu karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk makan siang.
“Sepiring nasi ini bukan sekadar pengganjal perut, tapi bukti kepedulian. Kami merasa tidak sendiri menghadapi kerasnya hidup,” ujar salah satu tukang bentor.
Tulisan sederhana bertuliskan “Bayarnya cukup pakai doa” terpampang di area kegiatan. Kalimat tersebut membuat banyak warga menundukkan kepala dan memanjatkan doa untuk kesehatan, keselamatan, serta keberkahan bagi para relawan.
Perwakilan Tim Resmob, Aiptu Nanang, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari niat tulus untuk berbagi.
“Polisi bukan hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan. Semoga makanan ini membawa keberkahan,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, Iptu Ahmad Waafi, S.Tr.K., M.H., menambahkan bahwa pendekatan humanis penting untuk membangun kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Kegiatan ini mencerminkan wajah Polri yang peduli. Kehadiran polisi harus dirasakan manfaatnya, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi sosial,” tegasnya.
Pihak Rumah Hibah menilai kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menumbuhkan rasa kemanusiaan.
“Ketika orang makan dengan tenang dan berdoa dengan ikhlas, di situlah nilai kebersamaan tumbuh,” ungkap salah satu pengurus.
Aksi sosial ini menjadi bagian dari tren kegiatan kemanusiaan di Sulawesi Utara, di mana komunitas dan aparat sering berkolaborasi membantu masyarakat kecil.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk Kota Kotamobagu agar senantiasa aman, damai, dan penuh kasih. Aksi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk terus menumbuhkan solidaritas sosial di tengah keterbatasan. (*)







