BOLTIM – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, SH, M.Si, menyerukan pesan penting dalam peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (14/5/2026).
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum sakral ini sebagai jembatan memperkokoh kerukunan antarumat beragama di wilayah Boltim.
Menurut Kapolres, esensi peringatan keagamaan adalah menebarkan kasih dan persatuan.
Nilai-nilai universal dalam hari besar Kristiani dinilai relevan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Perayaan Kenaikan Yesus Kristus mengajarkan kita tentang kasih, pengorbanan, dan persaudaraan sejati. Saya mengajak semua warga untuk saling merangkul dan menghormati,” ujar AKBP Golfried.
Ia menekankan, perbedaan latar belakang suku dan agama di Boltim merupakan kekayaan daerah yang wajib dijaga.
Polres Boltim, sebagai garda terdepan pengamanan, menjamin sepenuhnya kebebasan warga dalam beribadah.
Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik rumah ibadah guna memastikan prosesi berjalan khidmat dan aman.
Kapolres juga menyoroti pentingnya tindakan nyata dalam merawat persaudaraan.
Ia mengimbau masyarakat tidak hanya terjebak pada seremoni, tetapi aktif menjaga ketertiban lingkungan serta menolak segala bentuk provokasi.
Stabilitas keamanan, lanjutnya, erat kaitannya dengan penegakan hukum terhadap aktivitas merugikan seperti pertambangan liar dan pelanggaran lainnya.
“Persaudaraan yang kuat adalah kunci keberhasilan membangun daerah. Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk menjaga kedamaian ini secara berkelanjutan,” tegasnya.
Seruan humanis Kapolres Boltim mendapat apresiasi luas. Tokoh agama menilai kehadiran Polri di tengah perayaan keagamaan memberi rasa aman sekaligus bukti nyata kemitraan erat antara aparat dan warga.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu mempertahankan predikat Boltim sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi di Sulawesi Utara.













