BOLTIM – Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengambil langkah strategis dalam memantapkan profesionalisme aparat melalui agenda Pembinaan, Operasional, dan Analisa Evaluasi (Anev) berkala.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada pada Senin (4/5/2026) ini bertujuan untuk membedah capaian kinerja sekaligus memastikan responsivitas kepolisian terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Boltim.
Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan, S.H., M.Si., memimpin langsung jalannya rapat evaluasi tersebut didampingi Wakapolres Kompol Verry Alvander Liwutang.
Agenda ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) serta para Kapolsek dari seluruh wilayah Boltim.
Dalam pertemuan maraton yang berlangsung hingga sore hari, setiap satuan fungsi memaparkan laporan kinerja secara detail.
Mulai dari Sat Intelkam yang menyoroti pemetaan potensi konflik, hingga Sat Reskrim dan Sat Narkoba yang mengevaluasi tren penegakan hukum di lapangan.
Tak hanya fungsi operasional, satuan pendukung seperti Bag SDM dan Bag Logistik juga menyampaikan progres internal terkait kesejahteraan dan kesiapan infrastruktur pendukung tugas kepolisian.
“Melalui kegiatan ini, kita melakukan evaluasi menyeluruh. Tujuannya satu: memperkuat pembinaan personel agar semakin siap menghadapi tantangan tugas yang kian kompleks,” tegas AKBP Golfried Hasiholan dalam arahannya.
Di hadapan para personel, Kapolres memberikan penekanan khusus pada tiga pilar utama: profesionalisme, disiplin, dan integritas.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat (public trust) merupakan aset terpenting Polri yang harus dijaga melalui pelayanan yang bersih dan responsif.
“Saya mengingatkan seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga soliditas, serta cepat tanggap terhadap dinamika situasi kamtibmas,” tambahnya.
Langkah evaluasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Boltim untuk meminimalisir pelanggaran personel serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara transparan dan tuntas.
Kegiatan Anev ini juga menjadi wadah bagi para Kapolsek jajaran untuk melaporkan situasi terkini di masing-masing wilayah administrasi.
Hal ini memungkinkan pemetaan koordinasi yang lebih sinkron antara markas komando (mako) pusat dengan satuan di tingkat kecamatan.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas di Bolaang Mongondow Timur.
Harapannya, hasil dari evaluasi ini dapat langsung dirasakan masyarakat melalui kehadiran polisi yang lebih humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.













