MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengumumkan kebijakan relaksasi utang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bank SulutGo (BSG) dalam apel perdana pasca libur Idul Fitri 1447 H.
Dalam arahannya, YSK menegaskan komitmen pemerintah provinsi sebagai pemegang saham BSG untuk menurunkan beban utang ASN.
“Utang-utang mu di BSG kita turunkan,” ujarnya di hadapan ribuan pegawai, yang langsung disambut antusias.
Selain penurunan nilai utang, Gubernur juga mengungkapkan rencana penyesuaian suku bunga agar lebih kompetitif dengan bank nasional.
Ia menyebut telah berdiskusi dengan Chairul Tanjung, CEO CT Group, mengenai standardisasi bunga bank.
“Kemarin saya ngobrol dengan Pak Chairul Tanjung, kita ke depan akan samakan bunga dengan bank nasional lainnya,” tambahnya.
Menurut YSK, langkah ini penting karena BSG adalah bank daerah yang harus berfungsi menyejahterakan masyarakat dan pegawainya.
“BSG itu torang pe bank, bukan orang lain pe bank. Jadi harus bantu ASN,” tegasnya dengan dialek khas Manado.
Di luar kebijakan finansial, Gubernur juga menekankan pentingnya kekompakan birokrasi. Ia meminta seluruh ASN untuk menjaga integritas dan bekerja satu komando dalam melayani masyarakat.
“Saya minta ASN kompak, satu komando dalam melayani masyarakat,” pesannya.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban finansial ASN, tetapi juga meningkatkan motivasi kerja pasca libur panjang.













