MANADO, SulutPlus.news — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) l, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus menegaskan bahwa peran wartawan sebagai penjaga etika dan penyampai informasi yang berimbang tetap tak tergantikan.
Hal ini disampaikan saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025 yang digelar oleh Kompas Media Group di Aula Kantor Cabang Utama Bank SulutGo, Manado, Kamis, 9 Oktober 2025.
Sebanyak 34 peserta dari Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara mengikuti kegiatan ini selama dua hari, 9–10 Oktober 2025, untuk menguji kapasitas profesional mereka di bidang jurnalistik.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta UKW.
“Jurnalis itu manusia, punya rasa. AI itu robot. Mari jaga Indonesia dengan berita yang menggembirakan, profesional, dan beretika,” kata Yulius.
Ia menekankan bahwa meskipun teknologi AI mampu menyajikan informasi secara cepat, wartawan tetap memiliki keunggulan dalam memahami konteks sosial dan menyampaikan narasi yang membangun.
Gubernur juga menyampaikan harapannya agar media dan pemerintah dapat terus bersinergi dalam mendorong kemajuan daerah.
“Saya butuh kolaborasi ini. Kita semua terlibat langsung dalam peristiwa yang membentuk arah pembangunan Sulut,” katanya.
Gubernur Yulius juga menyampaikan doa dan dukungannya agar seluruh peserta dapat lulus dan menjadi bagian dari gerakan jurnalistik yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Direktur Utama Bank SulutGo Revino Pepah, News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra, dan Wakil Pemimpin Umum Kompas Paulus Tri Agung Kristanto, serta jajaran penguji dari AJI dan Kompas Media Group.
Diketahui, UKW 2025 terbagi dalam tiga jenjang: muda, madya, dan utama.
Menurut penyelenggara, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan standar kompetensi wartawan di tengah tantangan digital dan tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi. (*)







