MANADO, SulutPlus.news – Sebanyak 150 pejabat eselon III Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti asesmen kompetensi di Kantor Regional BKN XI Manado pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Tes yang dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Provinsi Sulut, Tahlis Gallang, bagian dari komitmen Pemprov Sulut dalam membangun birokrasi berbasis merit dan profesionalisme.
“Asesmen ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk menilai kompetensi, integritas, dan kesiapan pejabat dalam mengemban tugas strategis,” ujar Tahlis Gallang dalam sambutannya2.
Menurut Tahlis, hasil asesmen akan menjadi dasar pertimbangan dalam promosi, rotasi, maupun pengembangan karier ASN. Ia menekankan pentingnya ketelitian dan pemahaman dalam menjawab soal, bukan hanya kecepatan.
“Jangan terburu-buru. Pahami setiap soal yang ada. Asesmen ini sekaligus mengukur cara berpikir dan profesionalisme ASN,” tambahnya.
Dalam wawancara langsung dengan SulutPlus, beberapa peserta mengaku asesmen kali ini lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. “Soalnya lebih banyak menguji logika dan pemahaman kebijakan daerah,” kata salah satu peserta dari Dinas Pendidikan yang enggan disebutkan namanya.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari asesmen eselon II yang digelar pekan lalu. Menurut data BKN XI Manado, asesmen dilakukan menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) yang mengukur aspek kognitif, kepribadian, dan manajerial pejabat.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay disebut mendukung penuh pelaksanaan asesmen sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan penerapan sistem merit di lingkungan Pemprov Sulut. (*)









