Berita Sulut

15 Putra-Putri Sulut Dilepas Gubernur Yulius untuk Magang di Jepang

×

15 Putra-Putri Sulut Dilepas Gubernur Yulius untuk Magang di Jepang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, secara resmi melepas 15 putra-putri terbaik daerah untuk mengikuti program magang di Nagasaki, Jepang, Senin (6/4/2026) di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado.
Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, secara resmi melepas 15 putra-putri terbaik daerah untuk mengikuti program magang di Nagasaki, Jepang, Senin (6/4/2026) di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado. Foto: Diskominfo Pemprov Sulut.

MANADO – Sebanyak 15 putra-putri terbaik Sulawesi Utara resmi dilepas Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, untuk mengikuti program magang di Nagasaki, Jepang. Acara pelepasan berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (6/4/2026).

Program magang ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulut dan PT Indonesia Nippon Anugerah, dengan masa kontrak selama tiga tahun.

Dari total 250 peserta pelatihan periode 2025–2026, hanya 15 orang yang berhasil lolos seleksi ketat dan berangkat pada hari ini.

Baca Juga:  Cap Go Meh Manado 2026: Gubernur Yulius Tekankan Toleransi

Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan pentingnya disiplin dan etos kerja.

“Kalian bukan sekadar pekerja, tetapi duta daerah. Tunjukkan bahwa kalian jujur, bertanggung jawab, dan mampu belajar dari perbedaan budaya,” ujarnya di hadapan peserta dan keluarga.

Sejak 2023, Jepang membuka peluang bagi sekitar 2.000 tenaga kerja Indonesia setiap tahun. Sulut merespons kebutuhan tersebut dengan pelatihan intensif bahasa dan budaya. Data menunjukkan:

Baca Juga:  Punya Hubungan Personal dengan Bahlil Lahadalia, Christian Pua Bidik Ketua DPD Golkar Sulut

– 2023: 270 peserta berangkat dari 321 yang dilatih.

– 2024: 107 peserta berangkat dari 364.

– 2025–2026: 250 peserta dilatih, 48 lulus wawancara, 15 resmi berangkat hari ini.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Dr. Femmy J. Suluh, M.Si, menegaskan kesiapan mental menjadi tantangan utama.

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga, Gubernur Yulius Selvanus Hadirkan Pasar Murah Ramadhan di Tutuyan

“Kami ingin mereka pulang dengan pengalaman yang bisa ditularkan, bukan sekadar bekerja di luar negeri,” katanya.

Pemerintah berharap para peserta kelak kembali sebagai agen perubahan, membawa keterampilan baru dan kontribusi nyata bagi pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.