KOTAMOBAGU, SulutPlus.news — Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M, turun langsung ke lapangan untuk memantau progres pembangunan jalan yang menghubungkan Kelurahan Upai dan Bilalang, Jumat, 3 Oktober 2025.
Proyek ini merupakan bagian dari alokasi anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara senilai Rp5 miliar untuk peningkatan infrastruktur jalan di wilayah Kotamobagu Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Weny didampingi tim teknis Dinas PUPR dan perwakilan kontraktor. Ia meninjau titik-titik pengerjaan di ruas Jalan A.P. Mokoginta, termasuk lokasi jalan putus di Desa Bilalang Satu yang menjadi akses vital antara Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow.
“Kami ingin memastikan kualitas konstruksi sesuai standar. Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi soal tanggung jawab terhadap uang rakyat,” ujar Weny kepada wartawan di lokasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Stefanus Komaling, atas perhatian terhadap wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Menurut Weny, alokasi anggaran ini menjadi bukti komitmen Pemprov di tengah efisiensi fiskal.
“Baru kali ini wilayah BMR mendapat perhatian sebesar ini dari Pemprov. Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mengakomodasi kebutuhan infrastruktur kami,” tambahnya.
Proyek jalan Upai–Bilalang memiliki pagu anggaran Rp4,5 miliar, terbagi di dua titik utama.
Sementara perbaikan jalan putus di Bilalang Satu dialokasikan Rp500 juta.
Total anggaran Rp5 miliar ini bersumber dari APBD Provinsi Sulut Tahun 2025 dan dikelola oleh kontraktor lokal yang telah melalui proses tender resmi.
Warga Bilalang, seperti Yusran Mamonto (45), menyambut baik proyek ini. Ia mengaku selama bertahun-tahun harus memutar jauh akibat kondisi jalan rusak parah.
“Kalau jalan ini selesai, kami bisa hemat waktu dan biaya. Anak-anak sekolah juga lebih aman,” ungkap Yusran. (*)













