MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, Manado, Senin (27/4/2026).
Dalam amanatnya, Yulius menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026 tidak sekadar berarti pemangkasan belanja, melainkan diarahkan pada peninjauan ulang serta pengalihan dana ke sektor yang lebih produktif.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara penghematan dan keberlanjutan program kerja, serta mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan tetap berpegang pada prinsip efisiensi.
“Efisiensi harus memastikan belanja daerah tepat sasaran, tepat waktu, dan bebas dari praktik korupsi,” ujarnya.
Gubernur menambahkan, pos belanja nonprioritas seperti perjalanan dinas yang tidak mendesak akan dikurangi, sementara hasil efisiensi dialihkan untuk mendukung program utama, termasuk pendidikan, kesehatan, sosial, dan pembangunan infrastruktur.
“Dengan efisiensi, kita pastikan anggaran digunakan sesuai peruntukan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Selain itu, Yulius menyebut peringatan Hari Otda sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Asta Cita.
Ia menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan desentralisasi yang tetap sejalan dengan semangat NKRI.
“Melalui otonomi daerah, kita dorong kemandirian, pelayanan publik yang lebih baik, serta kesejahteraan masyarakat dengan sinergi kuat pusat-daerah,” tutupnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Plt. Sekretaris Daerah Denny Mangala, serta jajaran pejabat Pemprov Sulut.








