KOTAMOBAGU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu terus bergerak aktif dalam menjaga kualitas infrastruktur daerah demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Langkah konkret ini kembali ditunjukkan oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR yang menerjunkan personel untuk melaksanakan aksi pembersihan material endapan tanah dan sedimentasi di kawasan Jalan Arief Rahman Hakim, tepatnya di kompleks Gelanggang Olahraga (GOR) Ambang, Kotamobagu.
Pembersihan ini dilakukan secara intensif mengingat sisa material yang menumpuk di bahu jalan dan sekitar drainase berpotensi memicu berbagai gangguan fasilitas publik, mulai dari penyumbatan saluran air hingga ancaman keselamatan bagi para pengguna jalan yang melintas.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu, Haris Mominta, ST, menjelaskan bahwa pembersihan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin infrastruktur jalan sekaligus bentuk respons cepat (responsif) Dinas PUPR terhadap kondisi di lapangan.
“Kami dari Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu hari ini memfokuskan personel untuk melakukan pembersihan total terhadap endapan tanah, pasir, dan material sejenis di ruas Jalan Arief Rahman Hakim, khususnya di sekitar kompleks GOR Ambang. Endapan-endapan seperti ini jika dibiarkan terlalu lama akan terbawa air hujan, masuk ke saluran drainase, dan memicu terjadinya penyumbatan yang berujung pada genangan air di badan jalan,” ungkap Haris.
Lebih lanjut, Haris menekankan bahwa kawasan GOR Ambang merupakan salah satu area publik dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, baik untuk aktivitas olahraga maupun transportasi harian. Oleh karena itu, kebersihan dan kelayakan infrastruktur di jalur tersebut menjadi perhatian serius.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan monitoring secara berkala di sejumlah titik rawan lainnya di wilayah Kota Kotamobagu. Kami juga mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air agar fungsi drainase yang sudah kita bersihkan ini dapat bertahan lama dan berfungsi optimal,” tambahnya.
Pembersihan yang diinisiasi oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kotamobagu ini mencakup beberapa fokus penanganan yang memberikan dampak langsung bagi penataan kota:
Optimalisasi Sistem Drainase Kota: Pembersihan sedimen tanah secara berkala merupakan langkah preventif utama untuk mencegah terjadinya luapan air (banjir rob lokal) ke badan jalan saat intensitas curah hujan meningkat.
Keselamatan dan Kenyamanan Berkendara: Material endapan yang mengering berpotensi menimbulkan polusi debu yang mengganggu pandangan, sementara jika terkena hujan akan berubah menjadi lumpur licin yang rawan memicu kecelakaan lalu lintas bagi kendaraan roda dua.
Estetika Kawasan Olahraga Publik: Sebagai kawasan yang berada di sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Ambang, kebersihan akses jalan di jalur ini secara langsung mendukung wajah tata kota Kotamobagu yang bersih, rapi, dan nyaman dikunjungi.










