KOTAMOBAGU – Dalam upaya menekan harga pangan, Polsek Lolayan di bawah komando AKP Rusdin Zima, SE meluncurkan inovasi distribusi beras murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).
Dengan sistem kanvas keliling menggunakan mobil pick-up, sebanyak ratusan kilo beras disalurkan ke lima desa di wilayah Kecamatan Lolayan, Rabu, 13 Agustus 2025.
Program ini merupakan kolaborasi antara Polsek Lolayan dan Polres Kotamobagu, sebagai bagian dari strategi stabilisasi pangan di tengah tekanan ekonomi masyarakat.
Beras dijual seharga Rp 57.000 per 5 kg, jauh di bawah harga pasar.
Mobil pick-up yang membawa beras keliling desa berhenti di titik-titik strategis seperti balai desa, pasar lokal, dan halaman rumah ibadah.
Warga yang sebelumnya kesulitan mengakses bahan pokok kini bisa membeli langsung tanpa harus ke kota.
“Kami ingin memastikan bahwa warga di pelosok juga bisa menikmati harga pangan yang terjangkau.
Sistem keliling ini memungkinkan kami menjangkau lebih luas,” ujar AKP Rusdin Zima SE.
Salah satu warga Desa Bakan, Ibu Yuliana (47), mengaku sangat terbantu dengan program ini.
“Biasanya saya harus naik ojek ke pasar dan beli beras Rp 70 ribu. Sekarang bisa beli di depan rumah, lebih murah dan praktis,” katanya.
Inovasi GPM keliling ini diharapkan menjadi model distribusi pangan yang bisa direplikasi di wilayah lain.
Dengan pendekatan langsung ke masyarakat, Polsek Lolayan menunjukkan bahwa pelayanan publik bisa hadir dengan cara yang sederhana namun berdampak besar. (*)











