Berita Sulut

Rekam Jejak Mumpuni Tahlis Gallang, Sang ‘Pamong Sejati’ Dilantik Sekprov Sulut

×

Rekam Jejak Mumpuni Tahlis Gallang, Sang ‘Pamong Sejati’ Dilantik Sekprov Sulut

Sebarkan artikel ini
Tahlis Gallang kini siap menduduki kursi Sekprov Sulut setelah sebelumnya memecahkan rekor menjabat sebagai Sekda di tiga wilayah berbeda di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Pengalamannya ini menjadi modal kuat dalam mengoordinasikan administrasi level provinsi. (Foto: Dok/SulutPlus)
Tahlis Gallang kini siap menduduki kursi Sekprov Sulut setelah sebelumnya memecahkan rekor menjabat sebagai Sekda di tiga wilayah berbeda di Bolaang Mongondow Raya (BMR). Pengalamannya ini menjadi modal kuat dalam mengoordinasikan administrasi level provinsi. (Foto: Dok/SulutPlus)

MANADO – Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai gerbong birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya terjawab.

Tahlis Gallang, birokrat senior dengan reputasi mumpuni, dijadwalkan akan dilantik secara definitif sebagai Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut pada Senin (4/5/2026).

Langkah ini menandai puncak karier gemilang pria kelahiran Poyowa Besar ini setelah mengabdi lebih dari tiga dekade di korps Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Pelantikan ini dipandang sebagai langkah strategis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan akselerasi pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

Dari Akar Rumput Menuju Puncak Birokrasi

Perjalanan karier Tahlis Gallang adalah potret nyata dedikasi seorang “pamong” yang memulai segalanya dari level terbawah.

Mengawali pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 1993, Tahlis tercatat pernah menduduki posisi pelaksana harian di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Rakor Kesiapsiagaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Gubernur Yulius Selvanus Tekankan Keselamatan Warga

Keuletannya membawanya menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari Camat Lolak hingga dipercaya memimpin instansi teknis seperti Badan Lingkungan Hidup dan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Pendidikan formalnya di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan V menjadi fondasi kuat. Sebagai lulusan sekolah kedinasan bergengsi tersebut, Tahlis memiliki insting kepamongprajaan yang tajam dalam memediasi kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah.

Spesialis Sekretaris Daerah: ‘The Fixer’ di Tiga Wilayah

Satu hal yang membuat profil Tahlis Gallang menonjol dibandingkan figur lainnya adalah pengalamannya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) di tiga daerah berbeda di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Ia tercatat pernah sukses menjalankan fungsi administratif sebagai Sekda di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kota Kotamobagu, hingga Kabupaten Bolaang Mongondow.

Baca Juga:  Perebutan Ketua Golkar Sulut Memanas, CEP Terhalang AD-ART, THL Siap Tarung

Kemampuannya mengoordinasikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di berbagai karakteristik wilayah menjadikannya salah satu birokrat paling berpengalaman di Sulawesi Utara.

“Beliau adalah figur yang kenyang pengalaman lapangan. Kemampuannya dalam manajemen konflik birokrasi dan sinkronisasi kebijakan antar-daerah sudah teruji,” ujar salah satu pengamat pemerintahan daerah.

Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

Setelah sukses di tingkat kabupaten/kota, Tahlis ditarik ke level provinsi sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulut pada Desember 2023.

Di sana, ia dikenal vokal dalam mendorong penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

Dedikasinya tersebut kemudian membawanya dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan, hingga akhirnya menjabat Penjabat (Pj) Sekprov Sulut pada 2025 sebelum diputuskan menjadi pejabat definitif.

Baca Juga:  Pemprov Sulut Sabet National Governance Awards 2026: Inovasi Kesehatan Digital jadi Kunci

Harapan Baru untuk Tata Kelola Sulut

Dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/d), Tahlis memikul ekspektasi besar. Sebagai Sekprov, ia akan menjadi “jembatan” utama antara kebijakan politik kepala daerah dengan implementasi teknis di lapangan.

Di luar aktivitas kedinasannya, Tahlis tetap dikenal sebagai sosok yang bersahaja.

Dukungan penuh dari keluarga, terutama sang istri Riski Amalia dan anaknya Balqis Gallang, menjadi pilar penting di balik profesionalisme yang ia tunjukkan selama 31 tahun mengabdi.

Pelantikan esok hari bukan sekadar seremonial jabatan, melainkan babak baru bagi Sulut untuk memiliki panglima birokrasi yang paham betul denyut nadi pemerintahan dari akar rumput hingga level provinsi.