Berita Sulut

Sarasehan Nasional di Manado Bahas Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Publik

×

Sarasehan Nasional di Manado Bahas Obligasi Daerah untuk Pembiayaan Publik

Sebarkan artikel ini
Para pembicara Sarasehan Nasional “Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan dan Investasi Publik” di Aula C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Senin, 17 November 2025. Acara ini menghadirkan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, Ketua Banggar MPR RI Melchias Markus Mekeng, Deputi Komisioner OJK Eddy Manindo Harahap, Rektor Unsrat Prof. Oktovian Sompie, dan moderator Dr. Akbar Faizal. Diskusi bertujuan mendorong sinergi kebijakan pembiayaan daerah yang inovatif dan pro-rakyat. (Foto: Dokumentasi Pemprov Sulut)
Para pembicara Sarasehan Nasional “Obligasi Daerah sebagai Alternatif Pembiayaan dan Investasi Publik” di Aula C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Senin, 17 November 2025. Acara ini menghadirkan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, Ketua Banggar MPR RI Melchias Markus Mekeng, Deputi Komisioner OJK Eddy Manindo Harahap, Rektor Unsrat Prof. Oktovian Sompie, dan moderator Dr. Akbar Faizal. Diskusi bertujuan mendorong sinergi kebijakan pembiayaan daerah yang inovatif dan pro-rakyat. (Foto: Dokumentasi Pemprov Sulut)

MANADO, SulutPlus.news – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) bersama MPR RI dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sarasehan Nasional di Manado, Senin, 17 November 2024, membahas peluang penerbitan obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan sekaligus instrumen investasi publik.

Forum ini menyoroti urgensi mencari sumber pendanaan baru bagi daerah, di tengah keterbatasan APBD dan kebutuhan pembangunan infrastruktur.

Obligasi daerah dinilai mampu menjadi solusi jangka panjang sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat dalam investasi publik.

Baca Juga:  Rasya Alfarizi Wakili Boltim di STQH Nasional 2025, Bupati Oskar Beri Dukungan Penuh

Acara di Aula C. J. Rantung, Kantor Gubernur Sulut, menghadirkan tokoh nasional dan daerah, antara lain:

– Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E.

– Melchias Markus Mekeng, M.H., Ketua Badan Anggaran MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Golkar.

– Eddy Manindo Harahap, Deputi Komisioner OJK.

– Prof. Dr. Ir. Oktovian B. A. Sompie, M.Eng., Rektor Universitas Sam Ratulangi.

Baca Juga:  Kasat Lantas Kotamobagu Gencarkan Program “Zero Knalpot Brong”

Diskusi dipandu Dr. Akbar Faizal, M.Si., Direktur Eksekutif Negara Institute, dimulai pukul 13.00–16.30 WITA di Kantor Gubernur Sulut, Manado.

Acara juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube @MPRRIOfficial dan @AkbarFaizalUncensored, sehingga dapat diikuti masyarakat dari berbagai daerah.

Ketua Panitia, Aditya Anugrah Moha, S.Ked., M.M., menegaskan tujuan kegiatan ini adalah mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan akademisi.

“Obligasi daerah bukan sekadar instrumen keuangan, tetapi wujud komitmen menghadirkan pembiayaan yang pro-rakyat,” ujarnya.

Baca Juga:  PLTMH Langowan Resmi Beroperasi, 112 Rumah di Minahasa Kini Teraliri Listrik

Seperti diketahui, Sulut tengah gencar membangun infrastruktur pariwisata dan konektivitas antarwilayah.

Dengan potensi investasi publik melalui obligasi daerah, masyarakat lokal dapat ikut serta mendanai pembangunan jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan.

Hal ini diharapkan memperkuat rasa memiliki sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah daerah. (*)