MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menegaskan bahwa penyesuaian dan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut akan dilaksanakan pada Januari 2026.
Kebijakan ini disebut sebagai bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja birokrasi.
Dalam pelantikan enam pejabat struktural di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa, 30 Desember 2025, Gubernur menekankan rotasi dilakukan secara objektif tanpa perlakuan khusus.
“Jabatan adalah amanah, bukan sekadar posisi. Pejabat harus bekerja dengan disiplin, integritas, dan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat,” ujar Yulius.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah. Menurutnya, koordinasi menjadi kunci mempercepat pelayanan publik dan pencapaian target pembangunan.
Meski menghadapi penyesuaian anggaran tahun 2026, Gubernur tetap optimistis Sulut mampu tumbuh. Ia menekankan pengelolaan potensi daerah, mulai dari sektor pariwisata, perikanan, hingga industri kreatif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita punya potensi besar. Semua harus digerakkan bersama agar ekonomi daerah terus tumbuh,” tandasnya.
Enam Pejabat yang Dilantik
1. Victor Arthur, SSTP – Kepala Bagian Protokol Biro Administrasi Pimpinan Daerah Setda Provinsi Sulut
2. Willem Mantiri, S.Sos, MAP – Kabid Pengembangan Pemuda, Dinas Pemuda dan Olahraga Daerah
3. Clif Wangke, S.Sos – Kabid Komunikasi dan Informasi Publik, Dinas Kominfo dan Persandian Daerah
4. Hendra Tambajong – Kabid Koordinasi Perencanaan dan Fasilitasi Kerja Sama, Badan Pengelola Perbatasan Daerah
5. John Marentek – Kabid Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah
6. Velly Lumintang – Sekretaris, Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Sulut
Pelantikan turut dihadiri Wakil Gubernur Sulut Dr. Victor Mailangkay, SH., MH., Sekprov Tahlis Gallang, serta jajaran pejabat Pemprov lainnya.
Rotasi jabatan ini dipandang sebagai langkah strategis menghadapi tantangan fiskal tahun 2026. Dengan birokrasi yang lebih solid, Pemprov Sulut diharapkan mampu menjaga stabilitas pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.













