KOTAMOBAGU, SulutPlus.news – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Kotamobagu untuk masa bakti 2026–2031.
Keputusan ini diambil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB berdasarkan hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Sabtu, 18 April 2026.
Dalam proses penjaringan, Weny bersaing dengan empat kandidat lain: Jusran Deby Mokolanot, Dani Iqbal Mokoginta, Refly Setiawan Mamonto, dan Hindun Tanib.
Seluruh kandidat mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebagai mekanisme seleksi internal.
Setelah evaluasi menyeluruh, DPP PKB memberikan mandat kepada Weny Gaib untuk menakhodai partai selama lima tahun ke depan.
Pengalaman Weny sebagai kepala daerah dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus mendorong efektivitas program partai di tingkat akar rumput.
Namun, tantangan yang dihadapi tidak ringan: PKB dituntut menjaga konsistensi perjuangan bagi masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan partisipasi politik generasi muda.
Dinamika politik lokal yang terus berkembang juga menuntut PKB membangun komunikasi lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat.
Terpilihnya Weny Gaib diperkirakan akan memengaruhi arah politik Kotamobagu, mengingat PKB memiliki basis dukungan signifikan dan menjadi kekuatan yang diperhitungkan dalam setiap momentum demokrasi daerah.
Dengan kepemimpinan baru yang berasal dari unsur kepala daerah, peluang penguatan pengaruh politik PKB semakin terbuka.
Kondisi ini berpotensi mendorong partai lain untuk memperkuat konsolidasi internal sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Kini publik menantikan langkah strategis Weny Gaib dalam membesarkan PKB sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap partai yang dipimpinnya.












