Ringkasan Berita:
- Wali Kota Kotamobagu dr Weny Gaib dijadwalkan menonton langsung laga El Clasico Kotamobagu antara Persin vs BMM sore ini di Stadion Nunuk.
- Pertandingan Persin Sinindian melawan BMM sore nanti menjadi penentu juara Grup B Totabuan Champions League (TCL) 2026 yang bertensi tinggi.
- Kehadiran Wali Kota Weny Gaib diharapkan memotivasi pesepak bola lokal dan memastikan derbi klasik Kotamobagu berjalan dengan sportivitas.
KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib dijadwalkan hadir langsung di Stadion Nunuk Matali untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antara Persin Sinindian melawan Bintang Muda Matali (BMM), Rabu, 15 Juli 2026.
Laga bertajuk “El Clasico Kotamobagu” ini akan berlangsung mulai pukul 15.30 WITA.
Kehadiran orang nomor satu di Kotamobagu tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi bagi kemajuan olahraga daerah.
Selain mendukung atmosfer kompetisi, Weny Gaib ingin memastikan laga bertensi tinggi ini tetap berjalan aman dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Pertandingan sore nanti menjadi penentu takhta juara Grup B Totabuan Champions League (TCL) 2026.
Persin Sinindian mengusung misi balas dendam setelah kekalahan mereka dari BMM pada ajang Wali Kota Cup edisi kedua lalu.
Meski harus tampil tanpa dua pilar utama, Wahyudi Hamisi dan Mario Londok yang dipastikan absen, tim asuhan Yudi Mamonto ini menegaskan kesiapannya untuk bertarung habis-habisan.
Yudi Mamonto menjelaskan bahwa derbi wilayah Kota Timur ini selalu menghadirkan tensi dan emosi yang tinggi.
Namun, ia memastikan anak asuhnya siap meredam keangkeran markas lawan.
Persin Sinindian akan mengandalkan pemain kunci seperti Budi Lasena, Randa Makalalag, dan Ari Mokoagow.
Di sisi lain, Bintang Muda Matali tidak ingin kehilangan poin penuh saat bermain di kandang sendiri.
BMM telah menyiapkan kombinasi pemain lokal seperti Syahrul Muis dan talenta luar daerah asal Kota Ternate.
Target utama mereka adalah mengamankan tiket menuju fase grup kedua kompetisi TCL 2026.
Pertemuan dua tim dengan basis suporter militan ini diprediksi membuat atmosfer Stadion Nunuk semakin bergelora.
Kehadiran Wali Kota diharapkan mampu menjaga kondusivitas pertandingan sekaligus mendorong perkembangan industri sepak bola yang sehat di wilayah Totabuan.












