Berita SulutBerita Ekbis

Sederet Capaian Sulut 2025 di Bawah Kepemimpinan Yulius-Victor, Salah Satunya Ekonomi Tumbuh 5,66 Persen

Sulutplus.News - 

×

Sederet Capaian Sulut 2025 di Bawah Kepemimpinan Yulius-Victor, Salah Satunya Ekonomi Tumbuh 5,66 Persen

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus (kiri) bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay (kanan), yang berhasil membawa pertumbuhan ekonomi Sulut tahun 2025 tumbuh positif sebesar 5,66 persen serta merealisasikan berbagai program strategis daerah.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus (kiri) bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay (kanan), yang berhasil membawa pertumbuhan ekonomi Sulut tahun 2025 tumbuh positif sebesar 5,66 persen serta merealisasikan berbagai program strategis daerah. Foto: Sulutplus Via Humas Pemprov Sulut

MANADO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) secara resmi memaparkan capaian pembangunan yang signifikan sepanjang tahun 2025.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, target-target makro berhasil dilampaui sebagai perwujudan visi “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.

Salah satu indikator keberhasilan paling menonjol terlihat pada sektor perekonomian.

Pertumbuhan ekonomi Sulut tercatat menyentuh angka 5,66 persen, angka yang berhasil melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.

Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, realisasi investasi di Bumi Nyiur Melambaikan juga mencatatkan rapor hijau.

Pemprov Sulut berhasil meraup investasi sebesar Rp10,1 triliun, atau setara dengan 109 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp9,3 triliun.

Baca Juga:  Selain Emas untuk Manado, Ini Sederet Prestasi Membanggakan Anak Bungsu Gubernur Sulut, Aprilian Lumbaa

Dampak positif dari penguatan ekonomi ini turut mendorong penurunan gini rasio menjadi 0,341, serta kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 menjadi Rp4.002.630.

Peningkatan Kualitas SDM dan Layanan Publik

Tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, Pemprov Sulut juga menunjukkan komitmen kuat pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah ini merangkak naik dari 75,68 pada tahun 2024 menjadi 76,32 di tahun 2025.

Atas pencapaian ini, Sulut dianugerahi penghargaan Government Award sebagai Outstanding Province in Life Expectancy Value.

Di bidang pendidikan, pemerintah daerah memperluas akses dengan membuka Fakultas Kedokteran dan Pertanian di Universitas Negeri Manado (UNIMA).

Selain itu, penyaluran beasiswa juga masif diberikan kepada 1.612 siswa SMA, 454 siswa SMK, dan 6 siswa SLB.

Baca Juga:  Polisi Cilik Kotamobagu Memukau di Panggung HUT RI ke-80 Sulut, Lagu “Tabola Bale” Jadi Magnet Perhatian

Langkah strategis lainnya termasuk mendorong pembangunan SMA Taruna Nusantara di Noongan Langowan serta Sekolah Rakyat Manado-Minahasa.

Untuk tata kelola pemerintahan, Sulut meraih predikat Kepatuhan Pelayanan Publik dengan kategori “Kualitas Baik” dari Ombudsman RI.

Pemerintah daerah juga memperkuat komitmen antikorupsi dengan mengintegrasikan kurikulum antikorupsi di sekolah-sekolah, meskipun Indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) Sulut tahun 2025 masih berada di angka 68,08.

Infrastruktur, Ketahanan Pangan, dan Sektor Sosial

Akselerasi infrastruktur terus dipacu demi konektivitas wilayah, salah satunya melalui penyelesaian Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road (MORR) III.

Di sektor energi, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan kini terjawab dengan hadirnya aliran listrik 24 jam di 7 pulau yang tersebar di Minahasa Utara, Sitaro, dan Talaud.

Baca Juga:  Akta Kelahiran Bisa Diurus Sesuai Domisili, Pemprov Sulut Pastikan Layanan Mudah

Mendukung program strategis nasional, Pemprov Sulut telah membuka 8.000 hektare sawah baru guna memperkuat ketahanan pangan.

Program Makan Bergizi Gratis juga mulai berjalan optimal dengan beroperasinya 162 unit Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG), di mana 148 unit di antaranya sudah aktif melakukan distribusi.

Terakhir, pada aspek sosial dan kemanusiaan, pemerintah memastikan penanganan pasca-bencana berjalan dengan membangun hunian tetap bagi korban erupsi Gunung Ruang yang direlokasi ke Desa Modisi, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Seluruh capaian ini mempertegas komitmen Pemprov Sulut dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.