MANADO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak musibah kebakaran di kawasan Asrama Gabungan (Asgap) Pakowa, Kota Manado, Kamis, 30 Juli 2026.
Langkah cepat ini merupakan bentuk penanganan tanggap darurat untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Instruksi penanganan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, usai menerima laporan peristiwa kebakaran.
Perangkat daerah terkait diminta segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado serta instansi penanggulangan bencana setempat.
“Bencana yang dialami masyarakat adalah duka kita bersama. Pemerintah tidak boleh menunggu. Kita harus hadir, bergerak cepat, dan memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak dapat segera terpenuhi,” ujar Gubernur Yulius.
Bantuan yang disalurkan mencakup pasokan logistik dasar serta perlengkapan darurat yang dibutuhkan warga di area pengungsian.
Pemprov Sulut memastikan pendampingan akan terus berjalan hingga kondisi kehidupan warga yang terdampak mulai pulih kembali.
Dalam proses penanganan di lapangan, sinergi dilakukan secara terpadu melibatkan jajaran pemerintah provinsi, Pemkot Manado, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama mempercepat evakuasi dan pemulihan pascabencana.
Gubernur Yulius turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergotong-royong membantu evakuasi dan penyaluran logistik.
Pemprov Sulut berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lokasi agar proses pemulihan dapat berlangsung secara optimal.








