MANADO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan logistik kepada 15 kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran di Kelurahan Singkil, Kota Manado.
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk ini mengakibatkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Kepala Dinas Sosial Sulut, Wanda Leza Cicilia Musu, menyampaikan bahwa bantuan berupa kasur, paket sandang, beras, gula pasir, minyak goreng, dan ikan kaleng telah diteruskan langsung kepada para korban.
“Bantuan logistik untuk korban kebakaran di Singkil sudah disalurkan kepada 15 KK. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan membuka kemungkinan penambahan bantuan sesuai kebutuhan,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Rincian bantuan yang diberikan meliputi 15 lembar kasur, 15 paket sandang, 15 kilogram gula pasir, 15 sachet minyak goreng berisi dua liter per sachet, 15 paket ikan kaleng dengan empat kaleng per paket, serta 15 paket beras masing-masing lima kilogram.
Peristiwa kebakaran di Singkil menambah daftar panjang kasus kebakaran permukiman di Manado.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut mencatat lebih dari 20 insiden kebakaran terjadi dalam tiga tahun terakhir, sebagian besar disebabkan korsleting listrik.
Seorang warga terdampak, Astuti, mengaku bantuan pemerintah sangat membantu. “Kami kehilangan rumah dan barang-barang, tapi bantuan ini meringankan beban kami,” katanya.
Selain penyaluran bantuan logistik, pemerintah daerah bersama BPBD dan aparat kelurahan menyiapkan langkah pemulihan, termasuk pendataan kerugian, pendampingan psikososial, serta koordinasi dengan pihak swasta untuk dukungan tambahan.







