Berita Sulut

PLTMH Langowan Resmi Beroperasi, 112 Rumah di Minahasa Kini Teraliri Listrik

×

PLTMH Langowan Resmi Beroperasi, 112 Rumah di Minahasa Kini Teraliri Listrik

Sebarkan artikel ini
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) saat menghadiri peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Langowan, Minahasa, Rabu, 29 Oktober 2025. Acara ini menjadi bagian dari Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang menghadirkan akses listrik bersih bagi 112 rumah tangga di 25 desa. Pemerintah menargetkan seluruh desa kepulauan Sulut teraliri listrik pada 2026.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) saat menghadiri peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Langowan, Minahasa, Rabu, 29 Oktober 2025. Acara ini menjadi bagian dari Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang menghadirkan akses listrik bersih bagi 112 rumah tangga di 25 desa. Pemerintah menargetkan seluruh desa kepulauan Sulut teraliri listrik pada 2026.

MINAHASA, SULUTPLUS.NEWS – Oktober 2025 menjadi tonggak penting bagi pemerataan energi di Sulawesi Utara (Sulut).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Gubernur Yulius Selvanus meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Langowan, membawa terang ke 25 desa yang sebelumnya gelap gulita.

Dalam peresmian PLTMH melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), Menteri Bahlil menyampaikan pesan langsung dari Presiden Prabowo Subianto: “Program ini adalah bukti komitmen negara untuk menghadirkan energi hingga ke pelosok”.

Baca Juga:  Kasus PD Pasar Manado: 135 Saksi Dimintai Keterangan, Polda Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Ia menegaskan bahwa elektrifikasi desa, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), menjadi prioritas nasional.

PLTMH Langowan berkapasitas 150 KW dan menyasar 112 rumah tangga di 25 desa, termasuk Sendangan, Tounelet, Wasian, hingga Walantakan.

Teknologi ini memanfaatkan aliran sungai untuk memutar turbin, menghasilkan listrik bersih dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Polisi Cilik Kotamobagu Memukau di Panggung HUT RI ke-80 Sulut, Lagu “Tabola Bale” Jadi Magnet Perhatian

Kata Bahlil, Sulut yang berbatasan langsung dengan Filipina, harus merasakan kehadiran negara. “Jangan sampai nasionalisme luntur karena minimnya infrastruktur,” ujar Bahlil, Rabu, 29 Oktober 2025.

Selain itu, ia menargetkan 12 desa di kepulauan Sulut yang belum teraliri listrik akan selesai pada 2026.

Gubernur Yulius menyambut baik langkah ini. Menurut Yulius, ini bukan sekadar penerangan, tapi simbol harapan dan kemajuan desa.

Baca Juga:  Bulog Sulut Tegaskan Beras SPHP Aman Dikonsumsi, Isu Beras Plastik Dipastikan Hoaks

“Listrik juga mendukung layanan publik seperti puskesmas dan penyimpanan hasil pertanian yang sebelumnya terhambat,” kata Gubernur.

Warga Desa Winebetan, salah satu penerima manfaat mengatakan, mereka dulu pakai genset, mahal dan tidak stabil. “Sekarang anak-anak bisa belajar malam hari tanpa khawatir,” ujar Maria, ibu dua anak. (*)