Hukum & Kriminal

Oknum Warga Mopait Terancam Dipolisikan Terkait Dugaan Kasus Tromol Emas Ilegal

×

Oknum Warga Mopait Terancam Dipolisikan Terkait Dugaan Kasus Tromol Emas Ilegal

Sebarkan artikel ini
Ahmad Waafi

BOLMONG – Aktifitas pengolahan emas sistem tromol diduga ilegal di Desa Mopait, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus mendapat sorotan publik.

Apalagi, belum lama ini salah satu tromol pengolahan emas di desa tersebut, dihebohkan dengan kejadian kecelakaan satu pekerja hingga diduga sebabkan korban meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh media ini, tromol pengolahan emas yang terjadi kecelakaan kerja diduga milik seorang tokoh pemuda di Desa Mopait berinisial VI alias Vik.

Baca Juga:  Bentuk Nyata Polri untuk Masyarakat, Polres Kotamobagu Laksanakan Bakti Sosial di TPU Mogolaing

Pasca peristiwa naas itu, Vik langsung memenuhi panggilan Polres Kotamobagu untuk dimintai keterangan.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Kotamobagu, IPTU Ahmad Waafi, S.Tr.K,.MH ketika dikonfirmasi Jumat 20 Februari 2026.

Baca Juga:  Marak Pengolahan Emas Ilegal di Desa Tapadaka, Polisi Segera Turunkan Personil

“Betul sudah dimintai keterangan,” ujar Waafi sapaan akrab Kasat Reskrim Polres Kotamobagu.

Dalam penangan kasus tromol tersebut, pihak kepolisian benar-benar melakukan tindakan secara profesional.

Ini dibuktikan dengan pemasangan garis polisi (police line) di TKP, setelah menerima informasi terkait dugaan kasus tersebut.

“Ya, police line status quo,” tegas mantan Kapolsek Kotamobagu Utara ini.

Baca Juga:  "Stel Jago" Ancungkan Sajam ke Warga Minsel, Nasib Pemuda Mobuya Berakhir Seperti Ini

Selain dugaan kecelakaan kerja, usaha tromol emas ini mengancam lingkungan dan kesehatan.

Pasalnya, proses pengolahan emas dengan sistem tromol diduga menggunakan bahan merkuri.

Ancaman pidana pun menanti bagi pemilik usaha tromol tersebut. ***