Hukum & Kriminal

Misteri Kematian Notaris Sidah Alatas di Sungai Citarum

×

Misteri Kematian Notaris Sidah Alatas di Sungai Citarum

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Korban Ditemukan Di Sungai Citarum, Bekasi
Ilustrasi Korban Ditemukan Di Sungai Citarum, Bekasi. (Foto: Istock)

Sulutplus.news – Kematian tragis Sidah Alatas (60), seorang notaris senior asal Bogor, menyisakan duka dan misteri.

Pasalnya, ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Sungai Citarum, Bekasi, dengan tubuh terikat batu.

Kasus ini tidak hanya mengguncang dunia hukum, tetapi juga membuka tabir kelam tentang kejahatan yang melibatkan orang-orang terdekat.

Kronologi Hilangnya Sidah Alatas

Pada Senin, 1 Juli 2025, Sidah Alatas dilaporkan hilang oleh keluarganya. Menurut keterangan warga sekitar, Sidah dikenal sebagai sosok pekerja keras yang kerap berangkat kerja sejak subuh.

Pada hari itu, ia meninggalkan rumah seorang diri menggunakan mobil Honda Civic putih bernomor polisi F 1573 ABO dan tidak pernah kembali.

Baca Juga:  Diperankan Oknum Bank BRI Manado, Begini Skema Penipuan Segitiga yang Rugikan Warga Kotamobagu Ratusan Juta Rupiah

Selang tiga hari, tepatnya Kamis,3 Juli 2025, jasadnya ditemukan mengambang di Sungai Citarum oleh seorang warga Kedungwaringin, Bekasi.

Traginya, saat ditemukan tubuhnya dalam kondisi terikat batu di bagian kaki, wajahnya sulit dikenali, dan terdapat luka-luka yang diduga akibat kekerasan.

Penangkapan dan Penetapan Tersangka

Penyelidikan cepat dilakukan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dalam penyelidikan, Polda Metro Jaya mengamankan enam orang, tiga di antaranya ditetapkan sebagai terasangka.

Baca Juga:  Misteri Kematian Diplomat Muda: Polda Metro Jaya Telusuri Dugaan Pergeseran CCTV

“Untuk sementara dugaannya tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” kata Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dikutip dari CNN.

Tiga orang lainnya masih diperiksa intensif terkait dugaan keterlibatan dalam menyembunyikan barang hasil kejahatan atau memberikan bantuan kepada pelaku utama.

Motif Kejahatan: Mobil Jadi Sasaran

Dari hasil penyidikan awal, diketahui bahwa motif utama para pelaku adalah pencurian kendaraan milik korban.

“Satu dari tiga tersangka merupakan sopir korban. Ini masih terus dilakukan pendalaman”.

Proses Identifikasi dan Autopsi

Baca Juga:  Rugikan Negara Rp6,6 Miliar, Mantan Sangadi Bakan Resmi jadi Tahanan Jaksa

Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.

“Jenazah itu kita amankan Kamis siang ke sore, dibawa ke rumah sakit Kramat Jati, habis itu sudah dibawa sama keluarga untuk dimakamkan,” jelas AKBP Agta Bhuwana Putra dari Polres Metro.

Untuk pengumuman resmi, polisi masih menunggu hasil autopsi. “Tunggu hasil autopsi, saya belum dapat takutnya nanti salah analisa,” ujar Agta.***