SPNews – Anggoro Eko Cahyo baru saja terpilih menjadi Direktur Utama (Dirut) Bank Syariah Indonesia (BSI), Jumat, 16 Mei 2025.
Anggoro terpilih setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di hari yang sama di Menara Danareksa, Jakarta Pusat.
Proses pemilihan Anggoro sebagai Dirut BSI yang baru mengangtikan Hery Gunardi, berjalan cukup dramatis.
Sebab, beberapa nama besar juga masuk dalam bursa Dirut BSI, seperti mantan Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Wholesale Transaction Banking BSI Zaidan Novari, dan mantan Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto.
Namun, jelang RUPST dimulai, nama Anggoro muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi Dirut bank syariah terbesar di Indonesia tersebut.
Selain memilih Dirut baru, ada tujuh agenda dibahas dalam RUPST BSI.
Pertama adalah persetujuan berbagai laporan perseroan untuk tahun buku 2024, dilanjutkan persetujuan penggunaan laba bersih perseroan pada tahun yang sama.
Berikutnya, RUPST BSI akan menyetujui penunjukan kantor akuntan publik dan akuntan publik, serta menentukan besaran tantiem dan gaji para pengurusnya.
Para pemegang saham BRIS juga akan menyetujui laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran sukuk BSI, rencana pemulihan perseroan, serta perubahan pengurus.
Perjalanan Karir Anggoro Eko Cahyo
-Mengawali karir di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) di tahun 1994.
-Pernah menjabat Direktur Bisnis Konsumer dan Direktur Keuangan BNI.
-Terakhir dipercaya sebagai Wakil Direktur Utama di BNI.
-Anggoro merupakan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan periode 2021-2026.
Diketahui, Anggoro lulusan S-1 di Institut Teknologi Indonesia dan meraih gelar sarjana Teknik & Manajemen Industri pada 1992.
Kemudian dirinya meraih gelar S-2 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) di bidang magister Agribisnis di tahun 2002.***







