MANADO, SulutPlus.news – Agenda Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus bersama keluarga ke Israel, murni menggunakan uang pribadi, tanpa menyentuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).
Penegasan ini disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulut Denny Mangala.
Ia menegaskan, keberangkatan orang nomor satu di Sulut itu sama sekali bukan dalam rangka dinas atau menjalankan fungsi tugas pemerintahan.
“Perjalanan rohani ini sudah direncanakan sejak lama. Ini merupakan perjalanan keluarga, bukan dalam rangka kerja. Seluruh pembiayaan menggunakan dana pribadi, bukan APBD,” terang Denny Mangala, Jumat, 6 November 2026.
Denny menambahkan, keberangkatan Gubernur Yulius ke luar negeri telah memenuhi regulasi yang berlaku.
Pihaknya memastikan prosedur administrasi serta izin resmi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah dikantongi sebelum keberangkatan.
Mengenai hadirnya sejumlah kepala perangkat daerah dalam rombongan tersebut, Denny meluruskan bahwa keberangkatan mereka juga dibiayai mandiri menggunakan dana pribadi.
Untuk memastikan operasional instansi tidak terganggu, masing-masing perangkat daerah telah menunjuk Pelaksana Harian (Plh) sesuai mekanisme resmi.
Di sisi lain, Pemprov Sulut menjamin seluruh roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap beroperasi secara optimal selama Gubernur berada di luar negeri.
“Walaupun berada di luar negeri, Gubernur tetap memonitor dan memberikan arahan agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Intinya, pemerintahan tetap berjalan dengan baik. Tidak ada halangan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Denny.
Melalui penjelasan resmi ini, Pemprov Sulut berharap masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
Pemprov juga menegaskan komitmennya untuk memegang teguh akuntabilitas anggaran daerah serta menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.












