KOTAMOBAGU, Sulutplus.news – Sebanyak delapan orang terluka dalam bentrokan yang melibatkan warga Kelurahan Upai dan Desa Poopo di wilayah perbatasan Kotamobagu-Bolaang Mongondow (Bolmong), tepatnya di Desa Sia, Sabtu, 26 September 2026 malam hingga Minggu, 27 September 2026 dini hari.
Bentrokan berlangsung sekitar pukul 23.44 Wita hingga 01.45 Wita. Delapan orang yang mengalami luka terdiri atas dua anggota TNI dan enam warga.
Para korban kemudian mendapat perawatan di RS Monompia Kotamobagu. Berdasarkan data yang diperoleh, para korban mengalami luka akibat lemparan batu, tembakan senapan angin, maupun panah wayer.
Selain menyebabkan korban luka, bentrokan juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan, di antaranya truk Dalmas, mobil double cabin unit Presisi, dan kendaraan Camat Passi Timur.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik bersama Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo turun langsung ke lokasi untuk memimpin pengamanan. Keduanya didampingi jajaran pejabat utama Polres Kotamobagu dan personel TNI.
Dalam penanganan situasi tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat serta tokoh masyarakat.
“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada warga serta tokoh masyarakat. Tujuannya situasi segera terkendali tanpa korban jiwa dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kehadiran aparat,” tegas AKBP Abdul Kholik.
Menurut Kapolres, langkah pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya bentrokan susulan.
Hingga Minggu pagi, situasi di wilayah tersebut dilaporkan telah terkendali. Personel gabungan masih melakukan pengamanan dan pemantauan di wilayah perbatasan untuk mencegah terjadinya bentrokan kembali.
Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan persoalan kepada pihak berwenang.
Daftar 8 Korban Bentrokan Upai-Poopo
Berikut daftar korban yang mengalami luka berdasarkan data yang diperoleh:
1. Serka Debi Mokodongan
Babinsa Koramil 02/Passi.
Kondisi/Luka: Luka pada bagian mulut akibat terkena kelongsong gas air mata dan mendapat lima jahitan.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.
2. Sertu Iwan Triyadin
Babinsa Koramil 01/Kotamobagu.
Kondisi/Luka: Pembengkakan pada lengan kiri akibat terkena lemparan batu.
Penanganan: Menjalani rawat jalan.
3. Anugrah
Warga Kelurahan Upai.
Kondisi/Luka: Luka pada bagian hidung akibat lemparan batu.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.
4. Ipan Makalungsenge
Warga Kelurahan Upai.
Kondisi/Luka: Luka pada lengan kiri akibat tembakan senapan angin.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.
5. Muhammad Aksa Makalalag
Warga Kelurahan Biga.
Kondisi/Luka: Luka pada dagu sebelah kanan akibat tembakan senapan angin.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.
6. Jessi Laoh
Warga Desa Poopo.
Kondisi/Luka: Luka pada tangan kanan akibat tembakan senapan angin.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.
7. Nohbert Along Maramis
Warga Desa Poopo.
Kondisi/Luka: Luka akibat tertancap panah wayer pada selangkangan sebelah kanan.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.
8. Guardian Pesik
Warga Desa Poopo.
Kondisi/Luka: Luka robek pada bagian belakang kepala akibat lemparan batu.
Penanganan: Dirawat di RS Monompia Kotamobagu.






