BOLMONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) merilis data sementara warga yang terdampak banjir bandang yang menerjang wilayah Solimandungan, Solimandungan Dua, Solimandungan Baru pada Rabu (27/5/2026).
Total terdapat hampir seratus Kepala Keluarga (KK) atau ratusan jiwa yang mengalami dampak langsung dari bencana akibat hujan deras selama tiga hari berturut-turut tersebut.
Kepala BPBD Bolmong, Chandra Mokoginta, memaparkan rincian sebaran wilayah warga yang terdampak berdasarkan hasil asesmen cepat di lapangan.
“Paling banyak memang di Dusun 3 Desa Solimandungan Dua, ada 87 KK. Sedangkan Solimandungan ada 11 KK. Berdasarkan pendataan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya korban luka-luka,” terang Chandra kepada Sulutplus, Kamis (28/5/2026).

Sangadi (Kepala Desa) Solimandungan Dua, Bebi Bango, membenarkan tingginya angka warga terdampak di wilayahnya. Ia menegaskan, banyaknya rumah yang terendam ini murni dipicu oleh faktor kapasitas infrastruktur yang overload akibat cuaca ekstrem, bukan karena kerusakan lingkungan.
“Penyebab utama karena jembatan kecil yang sudah tidak mampu lagi menampung debit air yang sangat tinggi. Tidak ada penebangan hutan penyangga, ini murni faktor alam,” jelas Bebi.
Hingga saat ini, fokus penanganan di lokasi difokuskan pada pemulihan kondisi rumah warga yang terdampak.
Petugas gabungan dari Polda Sulut, Korem 131/Santiago Manado, dan jajaran Pemkab Bolmong tengah bahu-membahu membersihkan material lumpur yang masuk ke dalam kediaman ratusan warga tersebut.
Rincian Data Warga Terdampak
Desa Solimandungan Dua: 87 Kepala Keluarga
Desa Solimandungan: 11 Kepala Keluarga.
Total Sementara: 98 Kepala Keluarga (Ratusan Jiwa).







