Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Sulut Dhea E. Lumenta mendampingi kunjungan kerja Gubernur Yulius Selvanus dalam pembukaan Sidang Sinode ke-60 GMIBM.
- Sebagai Ketua TIDAR Bolmong, Dhea Lumenta mendorong GMIBM melahirkan program inovatif yang merangkul potensi generasi milenial dan Gen-Z.
- Kunjungan kerja Gubernur dan kehadiran legislatif di Sidang Sinode GMIBM mempertegas komitmen sinergi pembangunan di Sulawesi Utara.
BOLMONG – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dhea E. Lumenta, SE, menghadiri Ibadah Pembukaan Sidang Sinode ke-60 Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM).
Agenda besar ini dilaksanakan di GMIBM Sion Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin, 13 Juli 2026.
Kehadiran wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra ini sekaligus untuk mengawal dan mendampingi kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, di wilayah Bolaang Mongondow.
Dhea, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Bolaang Mongondow, menegaskan komitmen legislatif dalam menyelaraskan program pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat di tingkat lokal.
Di sela-sela kegiatan, Dhea memberikan pandangan strategis mengenai arah pelayanan organisasi pasca-persidangan.
Ia secara khusus menaruh perhatian besar pada keterlibatan aktif generasi muda dalam struktur dan program pelayanan gereja ke depan.
“GMIBM memiliki potensi besar, khususnya dalam pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berintegritas. Sebagai representasi pemuda, saya berharap momentum Sidang Sinode ini juga melahirkan program-program inovatif yang merangkul potensi milenial dan Gen-Z gereja untuk ikut aktif membangun Bolaang Mongondow dan Sulawesi Utara,” ujar Dhea.
Menurut legislator muda ini, kunjungan kerja Gubernur Yulius ke wilayah operasional GMIBM menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Sinergi antara pemuda, gereja, dan pemerintah dinilai sangat krusial dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Sidang Sinode lima tahunan ini berfokus pada evaluasi pelayanan, penyusunan arah program kerja, serta pemilihan pengurus Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIBM yang baru.
Dhea berharap proses pemilihan kepemimpinan tersebut menghasilkan figur-figur yang berintegritas serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi bagi jemaat dan masyarakat luas.








