Berita Sulut

Respon Cepat, Pemprov Sulut Aktifkan Posko Darurat Pasca Gempa Magnitudo 7,6 di Bitung

×

Respon Cepat, Pemprov Sulut Aktifkan Posko Darurat Pasca Gempa Magnitudo 7,6 di Bitung

Sebarkan artikel ini
Pemprov Sulut aktifkan posko darurat pasca gempa magnitudo 7,6 di Bitung. Gubernur Yulius Selvanus Komaling menegaskan keselamatan warga sebagai prioritas utama, dengan langkah cepat berupa evakuasi, pendataan, dan koordinasi lintas sektor.
Pemprov Sulut aktifkan posko darurat pasca gempa magnitudo 7,6 di Bitung. Gubernur Yulius Selvanus Komaling menegaskan keselamatan warga sebagai prioritas utama, dengan langkah cepat berupa evakuasi, pendataan, dan koordinasi lintas sektor. Sumber: Sulutplus.news/Pemprov Sulut.

MANADO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) segera mengaktifkan posko darurat untuk merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Nyiur Melambai, Kamis pagi (2/4/2026).

Langkah cepat ini merupakan arahan langsung Gubernur Yulius Selvanus Komaling guna mengantisipasi dampak lanjutan dan memastikan penanganan darurat berjalan efektif.

Gubernur juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Menteri Dalam Negeri RI.

Baca Juga:  34 ASN Sulut Bertanding di 11 Cabor PORNAS KORPRI XVII, Yulius Selvanus: Jangan Pulang dengan Malu

Saat ini, pendataan masih berlangsung di 15 kabupaten/kota terdampak, dan laporan lanjutan akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan di lapangan.

Pemprov memastikan bantuan bagi korban meninggal serta percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak.

Baca Juga:  HORE! Gubernur Yulius Selvanus Tetapkan UMP Sulut 2026 Naik Jadi Rp4 Juta

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Pemerintah akan bergerak cepat untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif dan pemulihan segera dilakukan,” tegas Gubernur Yulius.

Hingga kini, tercatat satu korban jiwa di Kelurahan Sario Utara, Kota Manado, akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Infografis Langkah Penanganan Darurat
Infografis Langkah Penanganan Darurat

BMKG melaporkan pusat gempa berada di laut, sekitar 129 km tenggara Kota Bitung.

Baca Juga:  Lantik 42 Pejabat Eselon III dan IV, Bupati Michael Thungari Tekankan Soal Tanggung Jawab

Guncangan sempat memicu peringatan dini tsunami dengan kenaikan permukaan air terdeteksi di Halmahera Barat (0,3 meter) dan Bitung (0,2 meter).