Berita Sulut

Operasi Lilin Samrat 2025, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Apel Pengamanan Natal dan Tahun Baru

×

Operasi Lilin Samrat 2025, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Apel Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus meninjau pasukan dalam Apel Operasi Lilin Samrat 2025 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Sabtu, 20 Desember 2025. Ribuan personel dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus meninjau pasukan dalam Apel Operasi Lilin Samrat 2025 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Sabtu, 20 Desember 2025. Ribuan personel dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru.

MANADO – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polda Sulawesi Utara menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Samrat 2025 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Sabtu, 20 Desember 2025.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menandai dimulainya pengamanan terpadu lintas sektor untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah.

Dalam apel tersebut, Gubernur Yulius didampingi Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie serta Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus.

Kehadiran unsur Forkopimda, Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, dan jajaran instansi terkait menunjukkan komitmen bersama menjaga keamanan masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Yulius Selvanus Optimis APBD Sulut Dorong RKPD 2026

“Operasi Lilin Samrat berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pada pengamanan ibadah Natal, arus mudik, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, bandara, pelabuhan, dan jalur transportasi utama,” tegas Gubernur Yulius dalam amanatnya.

Gubernur Yulius mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat berkendara, terutama menghadapi cuaca hujan dan potensi kemacetan.

Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan kesabaran selama masa libur panjang.

“Keselamatan adalah prioritas. Jangan terburu-buru di jalan, karena kehati-hatian adalah bentuk tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

Baca Juga:  34 ASN Sulut Bertanding di 11 Cabor PORNAS KORPRI XVII, Yulius Selvanus: Jangan Pulang dengan Malu

Sebanyak 1.080 personel Polri, 367 personel TNI, serta 1.567 personel instansi terkait dikerahkan. Mereka ditempatkan di 93 pos yang terdiri dari 60 pos pengamanan, 20 pos pelayanan, dan 13 pos terpadu.

Pos tersebut tersebar di jalur darat, laut, dan udara, dilengkapi sarana pendukung untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun pelayanan masyarakat.

Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke menambahkan, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat 8 persen dibanding tahun lalu.

“Kami menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas, patroli rutin, serta koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Basarnas untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman,” ujarnya.

Baca Juga:  Duta Muda Sulut Siap Perangi Stunting, Ketua TP-PKK Beri Dukungan Penuh

Pengamanan akhir tahun di Sulawesi Utara memiliki dimensi sosial yang khas. Selain menjaga keamanan ibadah Natal yang menjadi tradisi penting bagi mayoritas masyarakat, operasi ini juga menyasar kawasan wisata seperti Bunaken dan Tomohon yang biasanya dipadati wisatawan.

Lonjakan mobilitas diprediksi berdampak pada sektor transportasi dan ekonomi lokal, sehingga koordinasi lintas instansi menjadi krusial.***