MINAHASA – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), resmi membuka Kejuaraan Pacuan Kuda New Year Cup 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Desa Pinaesaan, Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sabtu, 3 Januari 2025.
Ajang ini menjadi simbol kebangkitan olahraga berkuda sekaligus menandai rampungnya revitalisasi arena pacuan kuda yang digarap sepanjang tahun 2025.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan perbaikan menyeluruh, mulai dari penguatan lintasan, peningkatan fasilitas pendukung, hingga penyesuaian standar arena sesuai kebutuhan kejuaraan nasional.
“Lapangan ini sudah kita perbaiki dengan kualitas yang lebih baik. Hari ini kita kembali buka dengan agenda New Year Cup 2026,” ujar Gubernur Yulius saat membuka kejuaraan.
Kejuaraan kali ini diikuti atlet lokal serta peserta dari Gorontalo dan Sulawesi Selatan. Hal ini mempertegas posisi Sulawesi Utara sebagai daerah dengan potensi besar dalam pengembangan olahraga berkuda.
Ribuan warga Minahasa hadir menyaksikan lomba, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga berkuda.
Komunitas pecinta pacuan kuda menyambut positif langkah pemerintah, menyebutnya sebagai momentum kebangkitan olahraga tradisional berkelas nasional.
“Potensinya sangat besar. Lapangannya bagus, udaranya sejuk, tanah, air, dan rumputnya sangat mendukung. Ke depan kita akan buat event yang lebih hebat lagi,” tandas Gubernur.
Pacuan kuda di Tompaso bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat Minahasa. Dengan udara sejuk, tanah subur, dan rumput alami yang mendukung, Tompaso dinilai ideal sebagai pusat pacuan kuda di kawasan timur Indonesia.
Pengamat olahraga Sulut, Dr. Adrian Luntungan, menilai revitalisasi ini berpotensi mendorong pariwisata berbasis event.
“Pacuan kuda bisa menjadi daya tarik wisata olahraga. Jika dikelola konsisten, dampaknya akan terasa pada ekonomi lokal, mulai dari UMKM hingga sektor akomodasi,” ujarnya.












