Tomohon, SulutPlus.news – Suasana internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Tomohon semakin memanas.
Tiga nama kandidat resmi dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta untuk bersaing memperebutkan kursi Ketua DPC periode 2025–2030.
Bukan sekadar pergantian kepengurusan, proses ini menjadi penentu arah baru partai di Tomohon, terlebih setelah kemenangan gemilang PDI Perjuangan di Pemilu 2024 dengan total suara sebanyak 37.982 di empat daerah pemilihan (Dapil)
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tomohon, Noldie Lengkong, membenarkan kabar tersebut. “Sudah dikirim,” ujarnya singkat, disertai senyum ramah.
Ia menjelaskan bahwa proses ini telah dimulai sejak tahap penjaringan calon ketua beberapa waktu lalu.
Menurutnya, DPP akan menyeleksi secara ketat ketiga nama tersebut melalui serangkaian tahapan, termasuk psikotes dan uji kelayakan serta kepatutan fit and proper test.
“Tim dari DPP akan turun langsung ke Sulawesi Utara untuk melakukan penilaian. Mereka yang akan menguji para calon secara langsung,” ungkap Noldie, menegaskan keseriusan partai dalam memilih pemimpin yang tepat.
Saat ditanya soal peluang petahana, Caroll Joram Azarias Senduk, Noldie tak menutupi optimismenya.
Ia menilai rekam jejak Caroll menjadi modal kuat dalam proses seleksi.
“Indikatornya jelas: pengalaman. Apalagi beliau mencatatkan sejarah dengan perolehan kursi PDIP terbanyak di Pileg kemarin,” tuturnya.
Di bawah kepemimpinan Caroll, PDI Perjuangan Tomohon sukses mendominasi kursi legislatif dan memenangkan pilkada.
Prestasi ini tentu menjadi bahan pertimbangan penting bagi DPP dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan.
Mekanisme seleksi yang terpusat di DPP memastikan bahwa pemilihan ketua DPC benar-benar didasarkan pada kapasitas dan loyalitas, bukan sekadar popularitas.
Kini, nasib kepemimpinan PDI Perjuangan Tomohon berada di tangan DPP.
Warga dan simpatisan partai hanya bisa menunggu keputusan akhir, dengan harapan besar bahwa pemimpin terpilih mampu membawa partai dan Kota Tomohon menuju masa depan yang lebih baik.
Sebagai informasi, tiga nama kandidat tersebut diusulkan melalui konsolidasi internal di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) pada Rabu, 3 September 2025, bertempat di Kelurahan Kakaskasen II. (*)



