Berita OlahragaBerita Sulut

Persma Manado Karantina 26 Pemain, Seleksi Akhir Tentukan Skuad Musim 2025

×

Persma Manado Karantina 26 Pemain, Seleksi Akhir Tentukan Skuad Musim 2025

Sebarkan artikel ini
Persma Manado
Persma Manado

MANADO, SulutPlus.news – Persma Manado resmi memasuki tahap akhir penentuan skuad utama dengan menggelar seleksi di Stadion Klabat, Manado.

Sebanyak 26 pemain dikarantina selama sepekan untuk menjalani pemantauan intensif sebelum ditetapkan sebagai bagian tim musim kompetisi 2025.

Pada hari pertama, para pemain menjalani latihan tendangan bebas berkelompok yang dilanjutkan dengan internal game berintensitas tinggi.

Atmosfer kompetitif terasa sejak awal, mengingat tahap ini menjadi penentu siapa yang akan memperkuat Persma Manado musim depan.

Baca Juga:  Persma 1960 Gelar Seleksi Terbuka, Gubernur Sulut Dukung Talenta Muda

Tiga eks pemain Sulut United – Andre Karundeng, Herry Lontoh, dan Jacky Runtulalo – turut ambil bagian. Kehadiran mereka memberi pengalaman sekaligus menjadi tolok ukur bagi pemain muda yang sedang berjuang menunjukkan kualitas.

Pelatih Kepala Persma Manado, Feryandes Rozialta, menegaskan bahwa seluruh pemain yang dipanggil merupakan hasil seleksi ketat dari tahapan sebelumnya.

“Fokus kami menilai konsistensi permainan, kesiapan fisik, dan mental bertanding dalam situasi kompetitif,” ujarnya.

Manajer tim, Christian Yokung, bersama Direktur Bisnis Meyvo Rumengan, menambahkan bahwa seluruh pemain langsung menjalani karantina usai sesi latihan.

Baca Juga:  Hanya Tiga Kategori Media Ini Boleh Bekerjasama dengan Pemprov Sulut

Manajemen menyiapkan fasilitas pendukung berupa tempat karantina, transportasi bus antar-jemput, serta gym untuk menjaga kebugaran.

Seleksi ini menjadi momen krusial bagi Persma Manado yang tengah membangun kerangka tim kompetitif.

Klub berambisi mengembalikan kejayaan sepak bola Sulawesi Utara dengan menampilkan performa solid di musim 2025.

Dukungan fasilitas dan sistem seleksi profesional diharapkan mampu melahirkan skuad yang siap bersaing di level nasional.

Baca Juga:  Java Culture Fest Volume 4 Sukses, Oskar Manoppo: Ayo Podo Seng Akur

Kehadiran eks pemain Sulut United memberi sinyal bahwa Persma Manado ingin menggabungkan pengalaman dengan regenerasi.

Langkah karantina juga menunjukkan keseriusan manajemen dalam menjaga disiplin dan fokus pemain, sebuah strategi yang jarang dilakukan klub daerah lain.

Hal ini bisa menjadi model pembinaan sepak bola di Sulut, di mana profesionalisme dan mentalitas juang menjadi prioritas.***