MANADO, SulutPlus.news — Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial TT (27), yang bertugas di Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kelurahan Tona Dua, Kecamatan Tahuna Timur, Sabtu malam, 27 September 2025, sekitar pukul 21.20 WITA.
Kronologi Penemuan
Kematian TT pertama kali diketahui setelah orang tuanya gagal menghubungi sang anak sejak sore.
Mereka kemudian mengontak Cristian Patimbano, rekan dekat korban, untuk memeriksa langsung ke tempat kos.
“Saya ditelepon karena orang tuanya panik. Sudah berkali-kali menelepon tapi tidak dijawab. Saya langsung ke kosnya,” ujar Cristian.
Setibanya di sana, Cristian bersama seorang rekannya mendapati pintu kamar terkunci dari dalam.
Setelah mencoba membuka pintu dan menyadari posisi tubuh korban menghalangi akses, mereka memutuskan masuk lewat jendela menggunakan tangga.
TT ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tergeletak di belakang pintu.
Proses Evakuasi dan Pemeriksaan Awal
Warga sekitar sempat geger mendengar kabar tersebut.
Tak lama kemudian, aparat kepolisian dari Polsek Tahuna bersama keluarga korban tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah TT langsung dievakuasi ke RSUD Liun Kendage Tahuna untuk pemeriksaan medis awal.
Anggota Kapolsek Tahuna, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa penyebab kematian masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami belum bisa menyimpulkan. Tim forensik akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
TT dikenal sebagai ASN muda yang aktif dalam kegiatan perencanaan pembangunan daerah.
Menurut rekan-rekannya di kantor, ia tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan serius sebelumnya.
Namun, beberapa hari terakhir, TT disebut sempat mengeluh kelelahan akibat beban kerja yang meningkat menjelang akhir triwulan.







