Berita Bolsel

Bupati Iskandar: Program Pencegahan Penyakit Harus Jadi Prioritas


×

Bupati Iskandar: Program Pencegahan Penyakit Harus Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
IMG 20261007 WA0013 scaled

MANADO, Sulutplus.news – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru menegaskan program pencegahan dan pengendalian penyakit harus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Iskandar saat membuka kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Validasi Data Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bolsel di Swiss-Belhotel Manado, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut Iskandar, kegiatan monitoring dan evaluasi penting dilakukan untuk mengukur capaian program kesehatan sekaligus memastikan data yang digunakan pemerintah daerah benar-benar akurat sebagai dasar perencanaan.

Ia menekankan peran Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Evaluasi secara berkala, terutama menjelang akhir tahun, diperlukan untuk melihat capaian penanganan berbagai persoalan kesehatan.

Baca Juga:  Arifin Olii Desak PETI Lokosina Diusut Menyeluruh, Termasuk Pemodal

“Hal ini sangat diperlukan guna mengevaluasi setiap penanganan kepada masyarakat dalam pencegahan penyakit menular, pencegahan stunting, penurunan angka kematian bayi, serta pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis bulanan yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat,” ujar Iskandar.

Ia mengatakan Pemkab Bolsel juga terus meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Upaya tersebut antara lain melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan lewat pendidikan dan pelatihan, termasuk menyiapkan tenaga perawat untuk mendukung operasional alat cuci darah, menghadirkan fasilitas Cath Lab untuk pelayanan jantung, serta menyiapkan fasilitas bank darah.

Baca Juga:  Bupati Iskandar dan Wabup Deddy Titip Doa saat Melepas 21 JCH Bolsel

Bupati juga mengingatkan tenaga kesehatan agar menjaga kedisiplinan, profesionalisme dan ketangguhan dalam menjalankan tugas.

“Persoalan penempatan maupun keterbatasan fasilitas tidak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan, terlebih kondisi akses dan infrastruktur di Bolsel saat ini telah jauh berkembang dibandingkan beberapa dekade sebelumnya,” katanya.

Selain itu, Iskandar menyampaikan komitmen pemerintah daerah memperjuangkan aspirasi tenaga kesehatan, khususnya PPPK, agar memperoleh kepastian status kepegawaian melalui kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga:  Transparansi Regulasi Sukses, Bolsel Raih Penghargaan JDIH

Ia berharap kegiatan monitoring, evaluasi dan validasi data tersebut menghasilkan data yang akurat dan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah strategis pembangunan kesehatan di Bolsel.

Dengan demikian, peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bolsel, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, para kepala Puskesmas, serta tenaga kesehatan peserta kegiatan.

31