KOTAMOBAGU, Sulutplus.news – Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) memantau situasi keamanan di Desa Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Jumat, 25 September 2026 dini hari, menyusul potensi keributan setelah sekitar 50 pemuda asal Desa Poopo diamankan polisi sehari sebelumnya.
Dalam pemantauan tersebut, Kapolres bersama PJU menyusuri sejumlah titik di wilayah Upai yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Mereka juga mengecek kesiapan personel yang telah ditempatkan untuk menjaga situasi keamanan.
Kapolres meminta personel meningkatkan kewaspadaan selama melakukan pengamanan.
Pendekatan humanis dan profesional tetap dikedepankan untuk mencegah terjadinya gesekan di tengah masyarakat.
Personel juga tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan susulan.
Kapolres Kotamobagu mengimbau masyarakat, khususnya warga Upai dan Poopo menahan diri dan tidak mudah terpancing provokasi, termasuk informasi yang beredar melalui media sosial.
“Polres Kotamobagu memastikan pengamanan dan pemantauan terus dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” kata Kapolres.
Masyarakat diminta tetap menjaga ketertiban dan menyerahkan penanganan persoalan kepada aparat kepolisian.
Sebelumnya, Wakapolres Kotamobagu Kompol Romel Pontoh mengatakan polisi masih mendalami penyebab keributan.












