TOMPASO, Sulutplus.news – Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa, ditargetkan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus menjadi pusat olahraga berkuda bertaraf nasional.
Komitmen tersebut ditegaskan Yulius saat membuka Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Gubernur Sulut 2026, Sabtu (6/6/2026).
Di hadapan ribuan penonton, ia memaparkan blueprint pengembangan fasilitas olahraga bersejarah di Bumi Nyiur Melambai.
Salah satu terobosan utama adalah pembangunan lapangan polo di bagian tengah arena pacuan.
“Target kami jelas, menjadikan Tompaso sebagai pusat olahraga berkuda nasional,” ujar Yulius.
Menurutnya, infrastruktur representatif akan menjadi magnet investasi sekaligus membuka peluang penyelenggaraan event nasional di Sulut.
Yulius menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengurus Pordasi Sulut yang baru dilantik, serta komunitas peternak kuda lokal.
“Dengan sinergi yang kuat, olahraga berkuda di Sulawesi Utara siap bersaing di level tertinggi,” tegasnya.
Gelaran Piala Gubernur 2026 juga menjadi ajang seleksi resmi atlet daerah menuju Kejurnas Pordasi Oktober 2026.
Momentum kebangkitan olahraga berkuda ini semakin kuat dengan terbentuknya kepengurusan Pordasi Sulut periode 2026–2031 yang dipimpin Adhi Supit.
Modernisasi sirkuit Maesa Tompaso diproyeksikan tidak hanya mendongkrak prestasi atlet, tetapi juga memberi efek domino bagi perekonomian lokal melalui sektor sport tourism.
Tompaso, yang berada di ketinggian 700–800 mdpl dengan udara pegunungan sejuk, memiliki tradisi peternakan kuda sejak abad ke-19.
Kondisi ini menjadikan wilayah tersebut ideal sebagai pusat pelatihan olahraga berkuda di Indonesia Timur.












