MANADO – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengutamakan keselamatan penumpang.
Hal ini disampaikan saat peninjauan langsung di Terminal Terpadu Malalayang, Manado, Rabu (18/3).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Yulius melakukan pemeriksaan fisik terhadap armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP).
Ia menekankan bahwa seluruh kendaraan wajib lolos uji kelaikan jalan (Ram Check) sebelum beroperasi.
“Kehadiran pemerintah di sini adalah untuk memastikan seluruh instrumen pendukung mudik siap tempur. Fokus kita satu: keselamatan masyarakat di atas segalanya,” tegasnya.
Selain memeriksa armada, Gubernur memberikan arahan kepada pengemudi dan kru otobus agar menjaga stamina serta mematuhi etika berkendara. Ia mengingatkan agar sopir tidak memaksakan diri dan selalu mengikuti rambu lalu lintas.
“Jangan mengejar waktu, yang penting semua sampai dengan selamat dan bisa berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulut juga menyiapkan posko terpadu dan fasilitas kesehatan di area terminal. Sinergi antara TNI/Polri, Dinas Perhubungan, dan pengelola terminal diapresiasi Gubernur karena mampu menciptakan suasana mudik yang tertib dan kondusif.
Data Dishub Sulut mencatat, arus mudik tahun lalu di Terminal Malalayang mencapai lebih dari 25 ribu penumpang dalam sepekan, dan tahun ini diperkirakan meningkat.
Seorang sopir bus AKDP, Jefry (45), menuturkan bahwa pemeriksaan rutin memberi rasa aman. “Kalau bus sehat, sopir juga tenang. Penumpang lebih percaya,” katanya.







