Berita BoltimBerita Politik

Rahman Salehe Kobarkan Api Perjuangan Bung Karno dari Tondano ke Tanah Totabuan

Sulutplus.News - 

×

Rahman Salehe Kobarkan Api Perjuangan Bung Karno dari Tondano ke Tanah Totabuan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Boltim dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahman Salehe mengenakan topi warna merah, berjalan kompak bersama jajaran fungsionaris dan kader berlambang banteng moncong putih dalam kegiatan Bung Karno Fun Walk di Tondano, Minahasa, Sabtu (30/5/2026). Kehadiran legislator yang akrab disapa RASA ini menegaskan soliditas kader dari Tanah Totabuan untuk membumikan semangat nasionalisme menyambut Bulan Bung Karno 2026.
Anggota DPRD Boltim dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahman Salehe mengenakan topi warna merah, berjalan kompak bersama jajaran fungsionaris dan kader berlambang banteng moncong putih dalam kegiatan Bung Karno Fun Walk di Tondano, Minahasa, Sabtu (30/5/2026). Kehadiran legislator yang akrab disapa RASA ini menegaskan soliditas kader dari Tanah Totabuan untuk membumikan semangat nasionalisme menyambut Bulan Bung Karno 2026. Foto: Ist

TONDANO – Momentum peringatan Bulan Bung Karno 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi panggung penegasan komitmen ideologis bagi para legislator daerah.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dari Fraksi PDI Perjuangan, Rahman Salehe, dalam gelaran akbar di Stadion Maesa, Tondano, Kabupaten Minahasa, Sabtu (30/5/2026).

Politisi yang populer dengan sapaan akrab RASA ini, memimpin langsung rombongan simpatisan dan kader dari Boltim untuk melebur bersama ribuan massa se-Sulut dalam Bung Karno Fun Walk dan pembukaan Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup U-17.

Bagi Rahman Salehe, kehadirannya di Tondano bukan sekadar memenuhi undangan struktural partai atau meramaikan seremonial tahunan. Ada misi ideologis besar yang dibawa dari daerah pemilihannya untuk disinkronkan dengan visi gerak cepat PDI Perjuangan Sulut.

Baca Juga:  Apresiasi Pengabdian, Rahman Salehe Umrohkan Tiga Imam Masjid

Di sela-sela riuhnya atmosfer stadion, Rahman menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan dan marhaenisme yang diwariskan oleh Proklamator RI, Ir. Soekarno, harus tetap hidup dan relevan dengan kondisi masyarakat hari ini.

“Kehadiran kami dari Boltim di momentum Bulan Bung Karno 2026 ini membawa pesan yang jelas: api perjuangan Bung Karno tetap menyala terang di Tanah Totabuan. Tugas kami di legislatif adalah mentransformasikan semangat nasionalisme tersebut ke dalam kerja nyata, kebijakan yang pro-rakyat, serta pengawalan program yang menyejahterakan masyarakat Boltim,” ujar Rahman Salehe dengan optimis.

Baca Juga:  Sam Sachrul Mamonto Tandatangani Kerja Sama Pemkab Boltim Bersama Prisma Dana

Sebagai legislator yang dikenal dekat dengan konstituen muda, Rahman Salehe juga memberikan perhatian khusus pada peluncuran Soekarno Cup U-17 yang dibuka langsung oleh Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, S.E., dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun.

Menurut Rahman, pendekatan melalui turnamen sepak bola adalah langkah taktis dan segar untuk menyentuh generasi Z dan milenial di Sulawesi Utara, termasuk di Bolaang Mongondow Timur.

“Olahraga, khususnya sepak bola, adalah bahasa universal yang sangat digemari anak muda. Lewat Soekarno Cup U-17 ini, kita tidak hanya mencari bibit unggul pesepak bola di Bumi Nyiur Melambai, tetapi secara tidak langsung menanamkan nilai-nilai kerja sama, sportivitas, dan jiwa nasionalisme sejak dini kepada mereka,” tambah Rahman.

Baca Juga:  DPRD Kotamobagu Terima Kunjungan Mahasiswa Universitas Brawijaya

Langkah aktif Rahman Salehe di tingkat provinsi ini dinilai pengamat politik lokal sebagai bukti soliditas struktural PDI Perjuangan yang linier dari pusat, provinsi, hingga ke tingkat kabupaten. Konsolidasi total di awal Bulan Bung Karno ini mempertegas posisi partai berlambang banteng moncong putih tersebut dalam menjaga fondasi kebangsaan.

Dari Stadion Maesa Tondano yang memerah total, Rahman Salehe membawa pulang semangat baru ke daerah. Pekikan “Merdeka! Merdeka! Merdeka!” yang menggema di stadion siap diredistribusikan menjadi energi kerja parlemen di Boltim untuk terus bergerak bersama rakyat demi pembangunan daerah yang lebih gemilang.