Berita Bolsel

Sambut BPK RI, Wabup Deddy Intruksikan OPD Kooperatif

×

Sambut BPK RI, Wabup Deddy Intruksikan OPD Kooperatif

Sebarkan artikel ini
Wabup Bolsel Deddy Abdul Hamid menerima surat tugas dari Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sulut Erlangga Patikawa pada Entry Meeting audit LKPD 2025 di Ruang Rapat Berkah, Panango, Senin (6/4/2026).
Wabup Bolsel Deddy Abdul Hamid menerima surat tugas dari Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sulut Erlangga Patikawa pada Entry Meeting audit LKPD 2025 di Ruang Rapat Berkah, Panango, Senin (6/4/2026). Foto: Diskominfo Bolsel.

BOLSEL – Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid memimpin langsung Entry Meeting bersama Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Utara di Ruang Rapat Berkah, Kompleks Perkantoran Panango, Senin (6/4/2026).

Agenda ini menandai dimulainya audit rinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bolsel Tahun Anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Wabup Deddy menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim pemeriksa sekaligus menegaskan kesiapan Pemkab Bolsel menghadapi proses audit.

Baca Juga:  Berikut Harta Kekayaan 5 Kepala Daerah di BMR, Tatong Bara Capai 15 Miliar

“Selamat datang kembali di Kabupaten Bolsel. Kami berharap pemeriksaan berjalan lancar sesuai ketentuan perundang-undangan,” ujar Deddy.

Ia menjelaskan, setelah LKPD diserahkan kepada BPK, tahapan berikutnya adalah audit rinci. Pemkab Bolsel, kata dia, telah menuntaskan seluruh kegiatan APBD 2025 dan siap diperiksa.

“Mungkin masih ada kekurangan, tapi kami sangat mengharapkan masukan dari BPK untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah,” tambahnya.

Demi kelancaran pemeriksaan, Wabup menginstruksikan seluruh OPD agar kooperatif dan responsif terhadap permintaan data.

Baca Juga:  Bolsel Raih Penghargaan UHC Award 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

“Saya minta OPD tidak menunda waktu dalam merespons permintaan data agar pemeriksaan efisien,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sulut, Erlangga Patikawa, menjelaskan audit bertujuan memberikan penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Pemeriksaan di Bolsel dijadwalkan berlangsung empat minggu dua hari. Kami minta koordinasi intens selama prosedur berlangsung,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Iskandar Tinjau Kesiapan Huntap Warga Gunung Ruang di Desa Modisi

Ia menambahkan, pada minggu ketiga dan keempat tim akan menyampaikan catatan pemeriksaan untuk ditanggapi OPD. Erlangga juga menekankan agar seluruh diskusi dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan sesuai kode etik.

Agenda pemeriksaan lapangan dijadwalkan efektif mulai Selasa (7/4/2026). Acara ditutup dengan penyerahan surat tugas BPK RI kepada Wakil Bupati, disaksikan para pimpinan OPD Bolsel.