Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE melantik dua pejabat definitif dalam jajaran Pemerintah Provinsi Sulut. Pelantikan berlangsung di Hotel Sutan Raja, Kotamobagu, Selasa (10/3/2025), dengan dihadiri jajaran pejabat eselon, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Pejabat yang dilantik yakni Zainudin Saleh Hilian sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo).
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di posisi tersebut. Sementara itu, Weldie Ruddy Poli resmi dipercaya memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut, setelah sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa jabatan adalah berkat sekaligus amanah besar. Ia meminta para pejabat bekerja dengan penuh integritas tanpa harus diawasi ketat.
“Kerja saja berikan yang terbaik. Kalau sungguh-sungguh, hasilnya akan sejalan dengan berkat Tuhan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya spiritualitas dalam pemerintahan, dengan analogi: “Burung di udara tidak menanam, tetapi selalu diberi makan oleh Tuhan.”
Gubernur menambahkan bahwa pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, khususnya di bidang komunikasi publik dan pengelolaan lingkungan hidup.
Menurutnya, Diskominfo memiliki peran strategis dalam memastikan keterbukaan informasi, literasi digital, serta penguatan sistem persandian dan statistik daerah.
Sementara itu, DLH dituntut untuk lebih responsif terhadap isu lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, rehabilitasi hutan, hingga penanganan pencemaran.
Pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi birokrasi di Sulut. Dengan adanya pejabat definitif, diharapkan tidak ada lagi kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat jalannya program pemerintah.
Kehadiran Zainudin dan Weldie di posisi strategis diyakini akan memperkuat sinergi antar-OPD, terutama dalam mendukung visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir menyambut baik pelantikan tersebut. Mereka menilai langkah Gubernur Yulius sebagai bentuk komitmen untuk mempercepat reformasi birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif.













