Berita PolitikBerita Sulut

ADM Sekretaris Golkar Sulut Periode 2025–2030

Sulutplus.News - 

×

ADM Sekretaris Golkar Sulut Periode 2025–2030

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia menyerahkan SK kepengurusan DPD Golkar Sulut periode 2025–2030 kepada Michaela Paruntu, didampingi Aditya Moha.
Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia menyerahkan SK kepengurusan DPD Golkar Sulut periode 2025–2030 kepada Michaela Paruntu, didampingi Aditya Moha. Foto: Istimewa

MANADO, Sulutplus.news – Aditya Anugerah Moha (ADM) resmi ditetapkan sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) periode 2025–2030.

Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kepada Ketua DPD Golkar Sulut Michaela Elsiana Paruntu (MEP).

SCROLL UNTUK BACA ARTIKEL
ADVERTISEMENT
J Resources - Dirgahayu Republik Indonesia
SCROLL UNTUK BACA ARTIKEL

Sebagai sekretaris, ADM akan memegang peran penting dalam mengoordinasikan jalannya organisasi, mulai dari administrasi, komunikasi internal, hingga konsolidasi program politik.

Baca Juga:  Inflasi Bulanan Sulut 0,25 Persen, Terendah Rata-rata Nasional 

Posisi ini menjadi kunci dalam memastikan agenda partai berjalan sesuai garis kebijakan DPP dan kebutuhan masyarakat Sulawesi Utara.

SK yang diterima Golkar Sulut tidak hanya menetapkan MEP sebagai ketua dan ADM sebagai sekretaris, tetapi juga mengesahkan struktur kepengurusan dengan total 93 orang.

Inggrid Sondakh dipercaya sebagai bendahara, sementara jabatan ketua harian tidak lagi dimasukkan dalam struktur baru.

Baca Juga:  Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Koperasi jadi Motor Ekonomi Rakyat Sulut

“Susunannya ketua, sekretaris, bendahara, wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, dan biro-biro,” jelas MEP.

Pengesahan SK ini menandai berakhirnya proses panjang pasca-Musyawarah Daerah (Musda).

Dengan legitimasi organisasi yang kini resmi, ADM bersama MEP dan jajaran pengurus akan memasuki fase kerja politik berikutnya.

Agenda konsolidasi internal dan penguatan basis dukungan menjadi prioritas utama.

Baca Juga:  Hardiknas 2026: Gubernur Yulius Selvanus Dorong 'Deep Learning' di Sulut

Struktur kepengurusan juga menonjolkan keterlibatan perempuan. Sekitar 30 persen dari total pengurus adalah kader perempuan, sebuah langkah yang dinilai penting untuk memperkuat representasi politik di Sulut.

Kehadiran ADM sebagai sekretaris diharapkan mampu memperkuat koordinasi partai di tingkat daerah.

Dengan pengalaman politik yang dimilikinya, ADM dipandang dapat mendukung kepemimpinan MEP dalam menghadapi dinamika politik Sulut hingga 2030.

25